Warga Temukan Suryadi Berlumuran Darah di Atas Aspal – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Warga Temukan Suryadi Berlumuran Darah di Atas Aspal

NAHAS: Warga mengerumuni mayat korban yang tergeletak di jalan. (KPG)

NAHAS: Warga mengerumuni mayat korban yang tergeletak di jalan. (KPG)

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA – Seorang pria yang dikenali bernama Surya (42) ditemukan pengguna jalan terkapar bersimbah darah. Surya didapati warga yang melintas di Jalan Gadjah Mada, terbaring di aspal persis di depan Lamin Etam, Jumat (14/10), sekitar pukul 00.20 Wita.

Saat ditemukan warga Surya sudah mandi darah. Tubuhnya dipenuhi darah yang keluar dari luka robek di kepalanya. Kondisinya saat sangat mengenaskan. Tangan dan kaki Surya juga patah. Ketika diperiksa warga ternyata Surya yang diketahui tinggal di Jalan RE Martadinata, Gang Mawar, Teluk Lerong Ilir (TLI), Samarinda Ulu, itu sudah tewas.

Setelah diusut, ternyata Surya tewas akibat ditabrak sebuah mobil yang melaju kencang. Saat kejadian ada yang melihat Surya tengah berjalan kaki di tepi jalan. Surya ditabrak dari belakang. Yang menabrak Surya adalah sebuah mobil Toyota Innova yang melaju kencang, dari arah simpang Muara menuju Pasar Pagi.

Surya diseruduk hingga terlempar sekitar 15 meter. Posisi awal Surya ditabrak mulai depan pintu masuk kantor Gubernur Kaltim hingga dia tergeletak di depan pintu masuk Lamin Etam.

Sayangnya tak ada warga yang sempat mengidentifikasi ciri mobil lebih detail. Baik warna maupun plat mobil. Meski saat itu warga sedang ramai di seberang jalan, karena banyak yang masih nongkrong di Tepian Mahakam, namun karena minim penerangan dan kejadian berlangsung cepat jadi tak ada yang sempat melihat plat mobil.

Sebenarnya usai menghantam Surya mobil Innova itu sempat memutar arah di tikungan putar balik tak jauh dari lokasi kejadian. Mobil melaju kencang menuju simpang Muara, tapi tak menolong Surya.

“Mobil Innova-nya berputar arah di “kapsulan” dan langsung kabur menuju Muara. Korban (Surya, Red) dibiarkan begitu saja,” ucap warga yang namanya tidak mau dikorankan, ditemui Sapos di lokasi kejadian.

Warga tak ada yang mengejar mobil, karena fokus hendak menolong Surya. Di lokasi kejadian warga menemukan bumper mobil. Bumper mobil terlepas karena saking kuatnya benturan saat menyeruduk Surya.

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Sementara menunggu polisi tiba, warga berinisiatif menutup tubuh Surya menggunakan kain.

Romy, seorang warga di tempat kejadian perkara (TKP) mengaku tak tahu persis detail kejadian kecelakaan yang menewaskan Surya. ”Saya hanya kebetulan melintas dan melihat tubuh korban tergeletak bersimbah darah,” ucap Romy.

Namun sebelum menemukan korban, Romy sempat melihat mobil Innova melaju kencang ke arah Jalan Slamet Riyadi.“Sepintas saja melihat mobil warna gelap, melaju kencang ke arah Jembatan Mahakam,” tambahnya.

Seorang keluarga Surya bernama Iksan yang datang ke kamar mayat RSUD AW Sjahranie mengatakan, Surya memang sering berjalan kaki sendirian dan sudah cukup lama mengalami gangguan kejiwaan. Namun jika dalam kondisi stabil, Surya berdagang kaos kaki di sekitar Pasar Ijabah. “Sudah sebulan ini penyakitnya kambuh. Sudah kami coba obati, namun belum ada hasil,” ucap Iksan.

Kerabat Surya lain bernama Nanang menambahkan, saat kondisinya normal Surya berperilaku baik dan sangat rajin ibadah. Kasat Lantas Kompol Boney Wahyu Wicaksono, melalui Kanit Lakalantas Ipda Suji Hariyanto menerangkan, polisi sudah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi guna melacak keberadaan mobil yang menabrak Surya.

“Kami masih coba mengidentifikasi jenis mobilnya. Karena informasi yang kami peroleh minim. Dan kami juga berusaha mencari petunjuk lain di sekitar TKP guna memudahkan penyelidikan,” tandasnya.(kis/rin/KPG)

loading...
Click to comment
To Top