Calon Kada DKI Jakarta Dilarang Pasang Iklan di Media Massa – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Pilkada

Calon Kada DKI Jakarta Dilarang Pasang Iklan di Media Massa

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta bakal mengumumkan nama pasangan calon gubernur yang bertarung pada Pilkada 2017, Senin (24/10) mendatang.

Dengan demikian, seluruh calon sudah terikat dengan peraturan yang berlaku, termasuk dalam hal berkampanye. Menurut Komisioner KPU DKI Betty Epsilon Idroos, salah satu yang harus dipatuhi, peserta dilarang memasang iklan di media massa.

Baik itu dalam bentuk iklan komersil maupun iklan layanan masyarakat. Karena nantinya penyelenggara yang akan melakukannya pada masa kampanye.

“KPU DKI akan memfasilitasi penayangan iklan. Tapi untuk produksi dilakukan oleh pasangan calon,” ujar Betty, Selasa (18/10).

Menurut Betty, penayangan iklan para pasangan calon dari penyelenggara pemilu akan dimuat di media massa pada 29 Januari hingga 11 Februari 2017. Dengan mengikuti tarif iklan yang berlaku di masing-masing media.

Untuk iklan media cetak, bisa dimuat bersamaan dalam satu halaman, atau saling bergantian. iklan di televisi, jumlah penayangan setiap pasangan calon paling banyak sepuluh slot secara kumulatif dengan durasi paling lama 30 detik untuk setiap stasiun televisi.

“Iklan ditayangkan setiap hari selama masa penayangan iklan kampanye. Sementara iklan di radio, jumlah penayangan untuk setiap pasangan calon paling banyak sepuluh slot dengan durasi maksimal 60 detik untuk setiap radio,” ujar Betty.

Menurut Betty, ketentuan model penayangan iklan di radio hampir sama dengan televisi. Yaitu, bisa ditayangkan setiap hari selama masa kampanye.

Sementara itu terkait konten pemberitaan selama masa kampanye, Betty mengatakan mengikuti kode etik jurnalistik, etika penyiaran dan terutama mengikuti aturan perundang-undangan yang berlaku. (Fajar/jpnn)

Click to comment
To Top