Keterlaluan, Demi Wanita Lain, Celana Dalam Istri Sendiri Dijual – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Daerah

Keterlaluan, Demi Wanita Lain, Celana Dalam Istri Sendiri Dijual

ilustrasi-selingkuh

FAJAR.CO.ID, MANADO — IN, 34, pria asal Desa Kalasey, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, sudah setahun ini menjalin hubungan gelap dengan MR, 30. 

Perselingkuhan ini terbongkar Minggu (16/10) malam sekitar pukul 20.00 Wita, di salah satu rumah warga di Desa Kalasey, Kecamatan Mandolang. RN, 46, istri IN, melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi Senin (17/10), karena merasa ditipu sang suami.

Menurut sumber Posko Manado (Jawa Pos Group, hubungan gelap antara IN dan RN memang sudah berjalan cukup lama. IN jarang pulang ke rumah,

MR penasaran, sehingga ia mencari tahu apa yang dilakukan sang suami yang tak kunjung pulang rumah.

Pagi itu suaminya pulang juga, setelah hampir seminggu tak bersamanya. Kebiasaan sang suami ketika pulang rumah hanya meminta uang. Istrinya pun menuruti keinginan suami tercinta.

Sayangnya, kala itu MR tak punya uang dan menawarkan handphone miliknya untuk dijual. Merasa tidak cukup dengan harga handphone yang akan dijual, IN bahkan mengambil seluruh pakaian bekas untuk dijual di Pasar 45.

Bahkan, kalau celana dalam istrinya juga ikut diboyong untuk dijual. Keseluruhan barang yang dibawa terjual Rp 2 juta.

Aksi IN ternyata dibuntuti sang istri, bersama  anak mereka. Usai menjual seluruh barang berharga itu, ternyata suaminya malah mampir di tempat kos di Kelurahan Bengkol. 

MR yang sudah curiga kalau suaminya main serong, akhirnya nekad mendobrak pintu kamar dan mendapati suaminya berduaan dengan wanita idaman lain (WIL).

Sakit hati MR atas apa yang dilihatnya, membuat wanita ini akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi. 

Di hadapan penyidik MR menceritakan kalau suaminya telah mencuri dan tega menjual pakaian dalamnya serta handphone miliknya demi wanita idaman lain.

Kasubag Humas Polresta Manado, Akp Roly Sahelangi saat dikonfirmasi membenarkan laporan tersebut. “Kasus ini sedang dalam proses penyelidikan,” aku Sahelangi. (Fajar/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top