Golkar Pangkep Terbaik di Sulsel  – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Politik

Golkar Pangkep Terbaik di Sulsel 

img_0169

FAJAR.CO.ID, PANGKEP – Jelang pelaksanaan Rapat Pimpinan Daertah (Rapimda) Golkar di Kabupaten Bone. Bupati Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), H Syamsuddin A Hamid SE telah menyatakan kesiapannya untuk kembali bertarung memperebutkan kursi ketua DPD dalam Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar periode 2016-2021.

Selaku ketua DPD II Golkar Pangkep periode saat ini mengaku, berbekal pencapaian yang selama ini diraihnya saat memimpin, dirinya optimis bisa kembali memimpin Partai berlambang pohon beringin.

Mantan Kepala Desa Batara itu pun mengakui, jika saat ini Golkar Pangkep yang paling tinggi sumbangsihnya untuk Sulsel, dengan tolak ukur yang diraih selama ini. Dengan jumlah kursi di DPRD mencapai 10 kursi.

“Tidak ada alasan Golkar dianggap gagal. Golkar Pangkep terbaik di Sulsel. Namun, jika ada calon lain nantinya yang mau ikut maju, saya persilahkan dan kita bersaing sehat,”ungkapnya.

Ditambahkannya, Golkar di Pangkep itu lain dari yang lain. Kita di sini solid dan tentu tidak akan terpecah. ” Saya sendiri tetap akan ikuti mekanisme partai jika suatu saat terjadi hal-hal diluar keinginan itu,” jelasnya.

Dari data yang dihimpun Parepos.co.id (Fajar Group), sejak menahkodai partai besutan Setya Novanto, mantan ketua DPRD Pangkep itu mampu memberikan warna tersendiri dalam perpolitikan di Kabupaten Pangkep. Dua periode memimpin partai beringin, secara garis besar mampu menguasai kursi di parlemen.

Bukan hanya itu, dengan posisinya sebagai bupati dua periode tidak mengecewakan bagi kader dan masyarakatnya. ” Oleh karena itu, tidak ada alasan kader Golkar tidak mendukung H Syamsuddin A Hamid kembali memimpin Golkar,”kata anggota DPRD Pangkep Budi Amin SE, beberapa waktu lalu.

Anggota DPRD dari Golkar itu mengakui, DPP juga menyarankan kepada para kader Golkar untuk mempertahankan setiap ketua partai yang menjabat sebagai kepala daerah. Walaupun diakuinya, dalam AD/ART pelarangan menjadi ketua selama lebih dari dua periode itu ada. Namun hal itu harus melalui rekomendasi dari DPP, seperti yang di jelaskan dalam juklak partai.

“Boleh kembali maju, asal ada rekomendasi dari DPP. Kami melakukan secara mekanisme yang ada, apa lagi dari segi prestasinya,”timpal wakil rakyat dari daerah pemilihan kepulauan itu. (ade/Fajar)

loading...
Click to comment
To Top