Penasaran Aksi Komplotan BIN Gadungan, Cek Disini – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Penasaran Aksi Komplotan BIN Gadungan, Cek Disini

ilustrasi-bnn-20160105_134911

FAJAR.CO.ID MEDAN – Lima oknum Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat yang ternyata gadungan diciduk Sat Reskrim Polrestabes Medan saat penyergapan di Diskotik Capital Building Jalan Putri Hijau, Medan.

Sedangkan otak pelaku berinisial BYM (50) ditangkap di rumahnya di Jalan Seroja, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal.

Para pelaku ditangkap usai menjalankan aksi dengan modus silaturahmi.

Otak pelaku BYM ditangkap di rumahnya. Empat pelaku lainnya berinisial RBA (45) penduduk Jalan Turi, Kelurahan‎ Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota, BS (39) penduduk Jalan Bromo, Kecamatan Medan Area, S (45) penduduk Dusun II A Jalan Jati Pasar IV, Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, dan A (33) penduduk Jalan Rel, Desa Tembung, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto menjelaskan, kelima tersangka, kata Mardiaz pihaknya menyita sejumlah barang bukti.
Antara lain satu‎ pucuk senjata softgun laras panjang, satu softgun laras pendek, tiga kartu anggota BNN, satu handy talkie (HT), dua telepon genggam, satu kartu pers, satu kartu dari Mabes TNI, satu lencana Badan Intelijen Negara (BIN), satu dompet BNN, beberapa potong pakaian dan celana loreng.

Kelima tersangka ditangkap sebut mantan Kapolres Nias ini bermula mereka (Polrestabes Medan) menerima informasi dari pihak Capital ada lima orang mengaku anggota BNN Pusat mau melakukan pemerasan.

Kemudian personil Sat Reskrim turun ke lokasi melakukan penyelidikan dan interogasi para tersangka.
Dari situ terungkap bahwa mereka anggota BNN gadungan. Saat mau ditangkap, seorang tersangka melarikan diri.

Untuk keperluan pemeriksaan empat tersangka lainnya langsung diboyong ke Mapolrestabes Medan

“Empat tersangka yang ditangkap di Capital ditemukan kartu tanda pengenal BNN. Di mobil para tersangka juga didapati peluru softgun,” ujar Mardiaz.

Hasil pemeriksaan empat tersangka mengaku, pimpinan mereka berinisial BYM yang bermukim di Jalan Seroja, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal.

Dari rumah itu, BYM dibekuk sekaligus menyita berbagai barang bukti guna penyelidikan lebih lanjut.

Dijabarkan Mardiaz, selain di Capital, para tersangka sudah menjumpai tiga pengelola atau manajer lokasi hiburan malam lainnya yakni Selecta, Cube dan Elegant.

Oknum BNN gadungan ini mengaku sudah dua bulan bertugas di Medan.

“Kedatangan ke lokasi-lokasi hiburan guna meminta ‘dukungan dana’ sekaligus ‘koordinasi’‎. Namun belum ada yang berhasil karena dijanjikan malam hari akan diberikan, sedangkan sore hari mereka sudah diringkus,” terangnya.

Para tersangka dinilai melanggar Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat No.12 tahun 1951 tentang senjata api junto Pasal 4 Perkap Kapolri No. 8 tahun 2012, serta Pasal Pemalsuan.

 

loading...
Click to comment
To Top