Motor yang Hambur Uang Ratusan Juta di Jalanan Belum Diketahui – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Motor yang Hambur Uang Ratusan Juta di Jalanan Belum Diketahui

Kasubbag Humas Sekretariat DPRD Paser, Finandar Astaman memungut uang dan menghitungnya untuk kemudian dilaporkan ke Polsek dan Bankaltim Pasir Belengkong.

Kasubbag Humas Sekretariat DPRD Paser, Finandar Astaman memungut uang dan menghitungnya untuk kemudian dilaporkan ke Polsek dan Bankaltim Pasir Belengkong.

FAJAR.CO.ID, TANA PASER  –  Hal langka dan mengagetkan pengendara terjadi di jalur dua Pasir Belengkong, tepatnya dekat penjual es kelapa. Bagaimana tidak, uang ratusan juta dengan nominal Rp 50 ribuan berceceran di tengah jalan dari sebuah kantong plastik hitam. Diketahui, di tengah jalan yang tidak terlalu ramai tersebut, uang yang dikemas dalam kantong plastik terjatuh dari sepeda motor yang dikendarai dengan kecepatan tinggi. Sssst, tiba-tiba kantong plastik yang dibawa jatuh tanpa terasa.

Melihat uang berhamburan, pengendara dan warga sekitar khususnya yang tengah menyantap es kelapa langsung menghampiri. Untung, uang pertama kali ditemukan seorang abdi negara, Finandar Astaman. PNS Sekretariat DPRD Paser ini mengumpulkan uang temuannya tersebut di sela-sela menyantap es kelapa yang dipesannya bersama beberapa rekannya. Hal ini terjadi pada Selasa (18/10) kemarin, sekira pukul 14.00 Wita.

“Uang yang berhamburan ini jatuh dari motor, tetapi orang itu tetap menarik gas. Saya masih belum tahu orang itu sadar atau tidak uangnya telah jatuh. Saya lihat, uang itu terjatuh dan berhambur di tiga titik” kata Finandar kepada Paser Pos, kemarin.

Ia menceritakan, saat kejadian ia melihat gepokan uang tersebut berada di tengah jalan. Sisanya sekira ratusan lembar uang pecahan Rp 50 ribu tersebut berhamburan. Seketika itu, ia bersama rekan-rekannya dibantu masyarakat memungut uang tersebut ke dalam kantong kresek.

Saat itu tidak sedikit masyarakat yang memanas-manasi dirinya untuk mengambil uang tersebut. Kemudian, ia menjelaskan bahwa uang tersebut tidak sepatutnya diambil.

“Saya berinisiatif untuk mengajak masyarakat yang membantu memungut untuk bersama-sama membawa ke Polsek Pasir Belengkong supaya tidak ada fitnah,” kata pria berbadan tambun yang menjabat kasubbag humas ini.

Setelah melapor di Polsek Pasir Belengkong yang tak jauh dari TKP, kemudian uang tersebut dihitung di Bankaltim Pasir Belengkong. Didapat, jumlah keseluruhan uang tersebut adalah sebesar Rp 80 juta lebih. Selanjutnya oleh pihak bank dibuatkan rekening atas nama Finandar Astaman dan Obed, salah seorang anggota kepolisian Polsek Pasir Belengkong.

“Jadi spesimennya ada dua nama. Kalau mau ambil uang itu harus dua-duanya tanda tangan, baru bisa dicairkan. Bagi masyarakat yang merasa memiliki uang tersebut dipersilakan lapor ke polisi, insya Allah difasilitasi,” pungkasnya. (apy/rus/k1)

loading...
Click to comment
To Top