Warga Jogja Panik, Bom Rakitan Meledak Setelah Diinjak Kerbau – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Daerah

Warga Jogja Panik, Bom Rakitan Meledak Setelah Diinjak Kerbau

Ilustrasi Bom

FAJAR.CO.ID JOGJA – Bom rakitan meledak di timur Simpang Empat Bakulan, Bantul Jogja.

Bom meledak setelah diinjak kerbau. Akibatnya, kerbau mengalami luka-luka di bagian kaki dan perut. Kerbau tersebut tertusuk paku yang berasal dari bom rakitan.

Ledakan bom rakitan tersebut terjadi pada Selasa (1/11/2016) sekitar pukul 10.30 WIB. Ledakan tersebut membuat gempar warga Bantul.

Tak berselang lama, tim gegana langsung tiba di lokasi kejadian, tepatnya di Dusun Sumber, Desa Sumberagung, Kecamatan Jetis, Bantul, Yogyakarta.

Informasi yang dihimpun, ledakan bom bermula saat warga bernama Subardi (64) tengah menggiring tiga kerbau miliknya, satu berupa kerbau besar dan dua anak kerbau.

Saat mendekati sungai untuk dimandikan, satu anak kerbau tiba-tiba menginjak bom rakitan di tepi saluran irigasi sawah.

Ledakan tersebut cukup keras hingga membuat warga gempar.

“Yang dua ekor lari. Yang satunya diam saja. Ketika saya cek, sudah banyak paku menancap di kaki dan badannya,” kata Subardi yang saat kejadian, berada sekitar 30 meter dari titik ledakan, seperti dilansir Harian Jogja, Selasa (1/11/2016).

Subardi mengaku tak menyangka akan adanya ledakan bom itu. Pasalnya, memandikan kerbau adalah aktivitas rutin yang ia lakukan setiap hari.

Terpisah, Wagirah (50), salah satu pemilik warung yang berada tak jauh dari lokasi ledakan, mengaku terkejut saat mendengar ledakan.

Awalnya, warga Dusun Sumber itu mengira ledakan itu berasal trafo listrik. “Saya kira itu ledakan trafo,” kata Wagirah.

Wagirah mengaku merasakan getaran di warungnya saat ledakan bom terjadi.

Ia pun panik lantas keluar warung. Saat itulah ia lantas melihat asap hitam sudah membumbung tinggi di tengah sawah.

Setelah kejadian, pihak Inafis Polres Bantul dan Gegana Polda DIY tengah melakukan olah TKP serta penyisiran lokasi dengan menggunakan metal detector.

loading...
Click to comment
To Top