Etdah.. Rambut Sudah Beruban Masih Saja Bikin Dosa, Kakek Ini Dua Kali Permak ABG – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Etdah.. Rambut Sudah Beruban Masih Saja Bikin Dosa, Kakek Ini Dua Kali Permak ABG

ilustrasi

FAJAR.CO.ID, PONTIANAK – Seorang pria berusia 65 tahun harus merasakan dinginnya jeruji besi. M ditangkap polisi karena diduga mencabuli dan menyetubuhi seorang gadis 15 tahun. Perbuatan bejat itu sudah dilakukan sebanyak dua kali. Agar perbuatannya tak diketahui, korban diancam agar tak menceritakan apa yang dialaminya kepada siapapun.

Namun, aksi tak manusiawi kakek berambut putih itu akhirnya terungkap. Korban yang mengalami perubahan sikap sedikit lebih murung akhirnya menceritakan apa yang dialaminya kepada keluarganya. Hingga akhirnya perbuatan tak senonoh itu dilaporkan ke polisi.

Senin, 31 Oktober kemarin, polisi langsung menangkap pelaku pencabulan dan persetubuhan itu. Ia digiring ke Mapolresta Pontianak untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pelaku, M mengakui perbuatan itu. Ia mengaku terangsang dengan kemolekan tubuh korban yang begitu menggiurkan. “Anaknya suka pakai baju kaos oblong. Saya jadi terangsang,” kata kakek yang tak merasa bersalah itu, Selasa (1/11).

M mengaku hanya mencabuli korban sebanyak dua kali. Itu dilakukan di rumahnya saat korban hendak membeli minuman. Pelaku menuturkan pencabulan itu dilakukan sekitar seminggu yang lalu. Usai nafsu bejatnya tersalurkan, korban lalu disuruh pulang.

Paman korban meminta kepada penegak hukum untuk menegakan keadilan seadil-adilnya kepada pelaku. “Keponakan saya ini korban kedua. Sebelumnya ada juga anak perempuan yang jadi korbannya,” kata paman korban.

Paman korban menilai perbuatan pelaku sudah sangat tidak manusia. Karena merusak masa depan keponakannya. Bukan hanya dicabuli tapi sudah disetubuhinya. “Kalau masalah hukuman kami serahkan kepada penegak hukum,” tuturnya. Akibat perbuatan pelaku, dia menambahkan, korban trauma karena diancam oleh pelaku.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Andi Yul Lapawesean membenarkan jika pihaknya menerima pelimpahan kasus pencabulan. “Tersangkanya masih diperiksa, masih didalami perbuatannya apakah hanya pencabulan atau lebih dari itu,” kata Andi.

Andi mengungkapkan tentu dari hasil pemeriksaan nanti akan ditentukan pasal berapa dari Undang Undang Perlindungan Anak yang akan dikenakan kepada tersangka. “Yang jelas tersangkanya sudah diamankan. Masih didalami semua keterangan termasuk korban dan saksi,” ucapnya. (adg/pro)

To Top