Leicester City Catat Sejarah Baru di Liga Champions – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Bola

Leicester City Catat Sejarah Baru di Liga Champions

Leicester City’s Robert Huth is mobbed by his teammates after scoring the only goal of the game during their English Premier League soccer match between Tottenham Hotspur and Leicester City at the White Hart Lane stadium in London Wednesday, Jan.13, 2016. Leicester City won the match 1-0. (AP Photo/Alastair Grant)

FAJAR.CO.ID – Salah satu debutan di Liga Champions, Leicester City membuat sejarah apik saat mereka bermain imbang 0-0 kontra Kobenhavn pada matchday keempat Liga Champions, Kamis (3/11).

The Foxes menjadi tim pertama sepanjang sejarah Liga Champions yang mampu menahan gawangnya dari kebobolan pada empat pertandingan pertama di fase grup.

Tak hanya Leicester, Kobenhavn juga sukses membuat catatan apik. Hasil imbang ini terus menjaga rekor tak terkalahkan wakil Denmark tersebut di kandang menjadi 31 pertandingan sejak Agustus 2015 lalu.

Manajer Leicester, Claudio Ranieri mengaku puas dengan hasil yang diraih tim asuhannya tersebut. Meskipun dirinya kurang senang dengan penampilan Leicester di babak pertama.

“Kobenhavn mengawali pertandingan seperti yang kami ekspektasikan. Sementara kami bermain lebih baik di babak kedua. Ini adalah poin yang bagus dari kandang lawan melawan tim yang sangat bagus. Saya puas,” kata Ranieri seperti diberitakan situs resmi UEFA.

Apa yang dikatakan Ranieri sepertinya memang masuk akal. Pasalnya, secara statistik Leicester memang kalah dari Kobenhavn.

Melasir Whoscored, Kobenhavn hampir menguasai seluruh aspek pertandingan. Mereka menguasai bola sebanyak 56 persen sementara Leicester hanya 44 persen.

Kemudian dari jumlah tembakan, Kobenhavn juga unggul dengan melepaskan 18 tendangan dan dua mengarah ke gawang. Sedangkan Leicester melakukan 11 kali percobaan dan hanya satu yang mengarah ke gawang.

Dengan hasil ini, Leicester masih memimpin klasemen sementara Grup G dengan 10 poin. Secara tidak langsung, perjalanan The Foxes di Eropa dipastikan akan berlanjut, karena posisi ketiga menjadi kemungkinan terburuk Leicester untuk finis di grup tersebut. (Fajar/JPG)

SUSUNAN PEMAIN:

Kobenhavn (4-4-2): 31-Robin Olsen; 22-Peter Ankersen, 25-Mathias Joergensen, 5-Erik Johansson, 3-Ludwig Augustinsson; 7-Benjamin Verbic (17-Kasper Kusk 83′), 6-William Kvist, 8-Thomas Delaney, 33-Rasmus Falk (24-Youssef Toutouh 65′); 19-Federico Santander, 11-Andreas Cornelius

Pelatih: Staale Solbakken

Leicester City (4-4-2): 1-Kasper Schmeichel; 2-Luis Hernandez, 5-Wes Morgan, 6-Robert Huth, 28-Christian Fuchs; 26-Riyad Mahrez, 13-Daniel Amartey, 4-Danny Drinkwater, 15-Jeffrey Schlupp (20-Shinji Okazaki 71′); 9-Jamie Vardy, 7-Ahmed Musa

Manajer: Claudio Ranieri

 

loading...
Click to comment
To Top