Laporkan Kasus Keributan, Wanita Ini Malah Diperkosa – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Laporkan Kasus Keributan, Wanita Ini Malah Diperkosa

FAJAR.CO.ID, MEDAN – Malang nian nasib remaja perempuan berinisial, AS, 19, warga Simpang Selayang, Medan Tuntungan, Sumut, ini.

Saat menemani ibunya melaporkan keributan yang terjadi di kedai tuak milik mereka, ia malah jadi korban pemerkosaan. Ia diperkosa pelaku berinisial DG, 27, di kawasan semak-semak Pasar Induk, Lau Cih, Medan Tuntungan, Rabu (2/11). 

Usai melampiaskan birahi, pelaku lantas kabur meninggalkan korban. Peristiwa pemerkosaan terjadi saat korban tengah menjaga warung tuak yang berada di rumahnya. 

Tiba-tiba hari itu terjadi kerusuhan antara peminum dan pembawa tuak.  Karena tidak mau terjadi ribut susulan, AS bersama ibunya MM pergi melapor ke kantor polisi. Saat akan berangkat ke Polsek Pancurbatu, pelaku menawarkan jasa untuk mengantar ibu dan anak ini.

“Tadinya kami mau melapor ke Polsek Pancurbatu, terus pelaku ini menawarkan diri mengantar saya dan ibu,” kata korban di Polsek Delitua seperti diberitakan pojoksatu (Fajar Group) hari ini.

Setibanya di Polsek Pancurbatu, korban dan ibunya turun dari motor pelaku dan minum sebentar di samping Polsek.  Begitu ibu korban hendak melapor, pelaku memanggil korban dan menyuruhnya naik kembali ke motor, dengan alasan menjemput saksi.

“Saya disuruh kembali naik dengan alasan untuk menjemput saksi yang tadi dipukuli di warung tuak,” katanya. 

Tetapi korban bukan dibawa memanggil saksi, namun dibawa ke daerah Pasar Induk, Lau Cih, Kecamatan Tuntungan. Di lokasi sepi dan penuh pohon sawit, korban dan pelaku turun, selanjutnya menarik paksa korban ke gubuk yang berada di sana. Di bawah ancaman bunuh, korban pun kemudian diperkosa pelaku. 

Usai memperkosa korban pelaku kembali membawanya dan meninggalkan korban di Simpang Selayang, setelah meberitahukan kepada keluarganya, kasus ini pun dilapor ke polisi.

Kanit Reskrim Polsek Delitua Iptu Jonathan dikonfirmasi wartawan mengatakan sudah menerima laporan korban. “Laporannya sudah kita terima dan masih dalam penyelidikan lanjut, korban sudah kita antarkan visum,” pungkasnya. (Fajar/JPNN)

Click to comment
To Top