Makin Panas, Kapolri dan Panglima TNI Turun Tangan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Makin Panas, Kapolri dan Panglima TNI Turun Tangan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Situasi di depan Istana Negara kian memanas. Massa yang meminta agar Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ditangkap semakin beringas.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian meminta agar anak buahnya menghentikan tembakan gas air mata kepada para pendemo.

“Saya minta anggota Polri agar menghentikan tembakan gas air mata,” tegas Kapolri dengan mengunakan pengeras suara, di lokasi, Jumat (4/11).

Mantan Kapolda Metro Jaya tersebut juga meminta agar para peserta unjuk rasa tidak menyerang aparat kepolisian. “Semua bersaudara, kita semua memiliki keluarga. Laskar jangan maju dan kembali mundur ke belakang,” katanya.

Sementara di tempat yang sama, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meminta aparat kepolisian dan juga para peserta demonstran untuk tenang. Tidak saling melakukan perlawanan. “Harap tetang kita bersama tenang,” katanya.

Sampai berita ini diturunkan, kondisi di depan Istana Negara semakin ricuh. Massa terus melempari aparat kepolisian dengan batu dan botol air mineral.

Setidaknya ada ada tiga aparat yang terluka akibat terkena lemparan batu dari massa pengunjuk rasa. Mereka telah dibawa ke dalam mobil ambulance dari Polda Mentro Jaya untuk diberikan pertolongan pertama.

Suara-suara tembakan gas air mata dan suara petasan terus terdengar. Para peserta unjuk rasa tampak lari dengan memanjat pagar di kawasan Monas.

Water canon juga telah menyemprot massa demontran, namun mereka tetap melakukan perlawanan. (Fajar/JPG)

loading...
Click to comment
To Top