Media Asing Sorot Aksi Besar 4/11 – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Media Asing Sorot Aksi Besar 4/11

FAJAR.CO.ID JAKARTA – Media asing Amerika Serikat (AS) ikut menyoroti aksi unjuk rasa yang digelar oleh puluhan ribu orang dalam kelompok muslim hari ini.

Aksi ini  menuntut Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ditangkap atas dugaan penistaan agama.

Polisi terus mengamankan aksi unjuk rasa didukung oleh tentara.

Sementara kedutaan ditutup, beberapa toko tutup dan jalan-jalan yang biasanya macet Jakarta hampir kosong mobil oleh mobil.

Para demonstran yang didominasi laki-laki, sebagian besar mengenakan kemeja putih berkumpul di Masjid Istiqlal sejak pagi.

Setelah salat Jumat, mereka menuju istana presiden. Protes besar juga terjadi di kota-kota lain termasuk Medan, Makassar dan Malang.

Reporter Associated Press (AP) dalam ABC News menyaksikan anggota kelompok mahasiswa Islam melemparkan botol air plastik dan benda-benda lain kepada polisi anti huru hara, tetapi umumnya demonstrasi besar-besaran ini berjalan kondusif.

Ahok dianggap telah menghina islam yang merupakan agama dengan pemeluk mayoritas di tanah air. Front Pembela Islam (FPI) menuntut Ahok ditangkap.

Kasus ini bergulir setelah video yang diunggah ke dunia maya saat Ahok menyebut salah satu surat dalam ayat suci Al-Quran.

Belakangan Ahok telah meminta maaf atas komentar dan sudah bertemu dengan polisi.

“Kami datang kemari karena kami ingin membela Allah dari penistaan yang dilakukan Ahok, hanya satu hal yang dapat menghentikan ini, Ahok ditangkap,” kata Nasrullah Achmad, anggota kelompok muslim asal Bekasi sambil berteriak takbir.

Beberapa pengunjuk rasa mengenakan ikat kepala dihiasi dengan tulisan “Tangkap Ahok” dan yang lain mengungkapkan tuntutan pada Ahok.

Penistaan agama merupakan tindak pidana di Indonesia yang meningkat dalam dekade terakhir.

Catatan Mahkamah Internasional ada 106 kasus antara tahun 2004 dan 2014 dengan beberapa diantaranya dipenjara hingga lima tahun.

Sementara itu pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab mengancam akan bertahan.

“Menjunjung tinggi hukum adalah kewajiban di negara ini. Jika Ahok tak ditahan, kami akan bertahan,” tukasnya.

Ahok, saat ini tengah bertarung memperebutkan kursi Gubernur DKI Jakarta. Dia populer pada kelas menengah.

Ahok dikenal karena tidak mentolerir korupsi. Namun sikap anti-korupsi telah membuatnya dimusuhi. (Fajar/Jpg)

Penggusuran ribuan orang miskin kota juga memicu kemarahan dan kebencian dan dimainkan sebagai isu politik.

loading...
Click to comment
To Top