Pengamat: Jokowi Gagal Memahami Masalah Rakyat – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Pengamat: Jokowi Gagal Memahami Masalah Rakyat

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Direktur Eksekutif Puspol Indonesia, Ubedilah Badrun menyatakan untuk blusukan ke proyek kereta bandara di Cengkareng, Provinsi Banten cukup dilakukan oleh Menteri Perhubungan saja.

Tapi karena blusukan itu dilakukan oleh Presiden Jokowi bersamaan dengan puluhan ribuan aksi demo di depan Istana Negara Jakarta, Jumat (4/11), menurut Badrun, menjadi kontras dengan antusias Jokowi yang mengajak rakyat berdendang di Istana pada hari Sumpah Pemuda 28 Oktober lalu.

Jokowi kata Badrun, lebih suka bersenang-senang di Istana di banding mendengarkan aspirasi rakyat yang menuntut Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok diproses hukum lantaran diduga menistakan agama.

“Saya mencermati menjauhnya Jokowi dari demonstrasi menunjukkan gagalnya Jokowi memahami masalah rakyat,” kata Badrun, Jumat (4/11).

Demonstrasi besar hari ini lanjut dia, sesungguhnya ekspresi dari akumulasi berbagai persoalan Jakarta sekaligus warning untuk penguasa.

Selain melecehkan demonstrasi ratusan ribu rakyat tersebut, dengan meninggalkan Istana kata Badrun, ini menunjukan ketakutan Jokowi berdialog dengan para pemimpin demontrasi.

“Menariknya, mengapa Jokowi ke proyek kereta bandara Soekarno-Hatta? Itu memperkuat munculnya tafsir bahwa dengan berada di proyek kereta bandara, jika terjadi sesuatu di Istana Jokowi dengan mudah meninggalkan Jakarta,” imbuhnya.

Yang lebih berbahaya lanjutnya, adalah membuka peluang tafsir bahwa Jokowi mengabaikan keresahan umat Islam dan mulai menunjukan kesombonganya. “Saya kira dengan cara meninggalkan Istana saat ratusan ribu rakyat ingin menemuinya di Istana adalah kemunduran dari kualitas kepemimpinan Jokowi,” pungkasnya. (Fajar)

Click to comment
To Top