Dinilai Tidak Berimbang dalam Pemberitaan, Massa Seruduk Biro Metro TV – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Dinilai Tidak Berimbang dalam Pemberitaan, Massa Seruduk Biro Metro TV

MEDAN – Belum usai rasa letih dalam aksi demo pada 4 November jumat kemarin, Massa dari -Elemen ormas Islam yang tergabung dalam Gerakan Anti Penistaan Agama Islam Sumatera Utara (GAPAI Sumut), Tiba-tiba saja mendatangi kantor Biro Metro TV Medan, Jl HM, sabtu (5/11) sore.

Puluhan massa meminta pihak Metro TV mengklarifikasi berbagai pemberitaan yang dianggap terkesan menyudutkan umat Islam.

Menurut massa ormas islam, dinilai televisi swasta itu tidak berimbang dalam pemberitaan terkait kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Thajaja Purnama alias Ahok.

“Kami datang ke sini ingin menemui perwakilan Metro TV untuk menyampaikan aspirasi kami. Kami menilai, selama ini pemberitaan di Metro TV tidak berimbang,” ujar Sekretaris GAPAI Sumut, Eka Putra Zein.

Kata Eka, pihak stasiun televisi dimaksud tidak pernah memberitakan hal-hal yang baik terkait gerakan umat Islam. Maka dari itu, massa meminta klarifikasi kepada pihak Metro TV.

“Kenapa hanya taman rusak atau hal-hal yang tidak penting saja yang diberitakan. Ada apa dengan Metro TV ini,” cetus Eka disambut teriakan takbir massa ormas Islam.

Sebelum menggelar aksi, massa berkumpul di Masjid Raudhatul Islam, Jl H Adam Malik, Gang Peringatan No1 Medan Barat. Di sana, mereka menggelar aksi susulan dan membakar ban. Usai beraspirasi di depan masjid, massa bergerak ke kantor Metro TV Medan.

Aksi ini dikawal langsung oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto. Tak hanya Mardiaz, turut hadir Wakapolrestabes Medan, AKBP Mahedi Surindra, dan Kapolsekta Medan Timur, Kompol BL Malau.
Guna menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, polisi menyiagakan truk di dekat kantor Metro TV. Beberapa petugas intel tampak menyebar dan memantau kedatangan ormas Islam.

Kepala Biro Metro TV Medan, Elvarina Hidayat yang menemui puluhan orang anggota ormas Islam mengatakan, segera mungkin berkordinasi dengan pimpinan Metro TV di Jakarta.

“Sebelumnya terima kasih atas kedatangan bapak-bapak sekalian. Kami akan menampung semua aspirasi yang disampaikan. Dan setelah ini, saya akan berkordinasi dengan Metro TV di Jakarta,” sebut Elvarina.

Dia mengatakan, tidak ada niat sedikitpun Metro TV menyampaikan informasi yang tidak berimbang. Begitupun, tuntutan ormas islam akan menjadi koreksi bagi Metro TV.

Setelah mendengar keterangan dari Kabiro Metro TV di Medan, ormas Islam ini akhirnya bubar. Namun, sebelum membubarkan diri mereka kembali meminta agar berita-berita yang ada diklarifikasi.

Seperti diketahui, pada Aksi 4 November yang juga digelar di Medan, Massa mengusir wartawan metro TV dari halaman Masjid Agung tempat dimana titik kumpul Massa dalam Demo 4 November kemarin. (PS1/fajar)

Click to comment
To Top