Pelajar SMK Dibantai, Mukanya Hancur, Celuritnya Masih Tertancap Dileher – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Pelajar SMK Dibantai, Mukanya Hancur, Celuritnya Masih Tertancap Dileher

162903_456882_siantar_korban

FAJAR.CO.ID SIMALUNGUN – Pembunuhan sadis menggemparkan Warga Kecamatan Dolok Batu Nanggar itu terjadi di Huta III Songal, Nagori Bahtobu, Simalungun, Sumatera Utara.

Itu setelah Riki Pradana Sinaga, 18, dibantai sahabatnya sendiri secara sadis menggunakan arit dan parang.

Tragisnya, pelaku mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di pohon aren.

Informasi dihimpun Metro Siantar hari ini, peristiwa sadis itu terjadi tepatnya di depan rumah Muhammad Sarifuddin, berjarak 100 meter dari rumah korban, Jumat (4/11) malam.

Saat itu Riki yang berstatus pelajar SMK itu sedang duduk santai bermain gitar bersama lima temannya.

Tak lama kemudian, pelaku Dedi Setiawan, 28, terlihat datang ke lokasi dengan mengendarai sepeda motornya.

Begitu sampai di sana, pelaku tak banyak bicara. Ia langsung memarkirkan sepeda motornya di hadapan korban.

Selanjutnya Riki yang semula bercanda gurau dengan teman-temannya, beranjak dari tempat duduknya.

Maksudnya adalah hendak menggeser sepeda motor miliknya karena ia berniat pergi ke warung untuk membeli sesuatu.

Saat itulah peristiwa nahas itu terjadi. Riki yang sedang menggeser motornya dan posisinya membelakangi, langsung didatangi Dedi.

Namun yang bikin kaget teman-teman korban, tanpa sepatah kata pun, Dedi langsung mengayunkan arit yang dibawanya ke kepala Riki.

Riki sempat menangkis, sehingga jari-jari tangannya nyaris putus.

Setelah itu, pelaku mengayunkan aritnya secara membabibuta hingga kepala korban mengalami luka bacokan yang cukup parah dan nyaris hancur.

Parahnya, arit yang dibacokkan pelaku itu juga menancap dan tertinggal di leher korban.

Kesadisan pelaku tak berakhir sampai di situ. Pelaku juga membacokkan parang yang diduga sudah dipersiapkannya.

“Belum puas dia juga menusukkan parang di tangannya ke dada Riki,” ujar Sumarni, bibi korban menceritakan apa yang didengarnya dari warga.

Tak hanya di dada, parang juga dibacokkan ke bagian punggung korban.

“Padahal saat itu Riki sudah terjerembab di tanah dan tertimpa sepeda motornya yang tadinya hendak digeser,” katanya sedih.

Tak lama kemudian, setelah melihat korban tak berdaya, pelaku langsung melarikan diri dengan mengendarai sepeda motornya.

loading...
Click to comment
To Top