Pengamat: Presiden Harus Klarifikasi Tudingannya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Pengamat: Presiden Harus Klarifikasi Tudingannya

Presiden Joko Widodo

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Pernyataan Presiden tentang adanya Aktor Politik yang menunggangi aksi Bela Islam Jilid II, perlu dijelaskan agar tidak menimbulkan saling curiga atau sikap sakwasangka yang berujung pada rasa saling curiga atau saling menuduh.

Iklim politik yang panas harus dibuat cooling down, bukannya malah makin memanaskan. Hal ini disampaikan oleh pengamat Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Siti Zohra dalam rilisnya kepada awak media. (6/11).

“Bila memang ada aktor politik yang menunggangi, seberapa besar perannya dalam menggerakkan ummat Islam untuk menuntut keadilan. Bukankah protes damai yang melibatkan umat Islam lebih didorong oleh tekad mereka agar penista agama diproses secara hukum. Ummat Islam hanya ingin ada penegakan hukum dan keadilan” Tegasnya.

Kalau pun ungkapan Presiden benar tentang adanya Aktor politik yang menunggangi, Lanjutnya, pertanyaannya seberapa signifikan itu mengotori jihad ummat Islam.

“Hal ini yang perlu dikemukakan secara gamblang dan menunjuk fakta emipiris agar tak menimbulkan rumor politik atau fitnah baru dalam kehidupan kenegaraan saat ini”. Imbuhnya.

Ia menilai, Ungkapan Presiden terhadap dugaan permainan Aktor Politik dalam kericuhan yang terjadi dalam Aksi Belas Islam Jilid II itu akan merugikan Ummat Islam sendiri dan Aktor Polisitik, ” Karena sejak awal kecurigaan terhadap kekuatan politik dan atau politisasi demo ummat sudah ditampakkan” Ungkapnya

Masalahnya politisasi isu-isu cenderung marak. Nyaris tak ada satu pun isu yang tak dijadikan komuditi politik. Karena itu, talenta dan kapasitas pemimpin nasional dituntut handal dalam merespon aspirasi rakyat. Pemimpin juga perlu jernih dan tangkas dalam memilah dan merespon aspirasi rakyat. “Kepada ummat Islam tak sepatutnya curiga karena tak akan ada asap kalau tidak ada api” Tutupnya. (dal/fajar)

loading...
Click to comment
To Top