Ibunda Meninggal, Sanusi Diizinkan Keluar Rutan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Ibunda Meninggal, Sanusi Diizinkan Keluar Rutan

20150710-mohamad-sanusi-fraksi-gerindra-dprd-dki_20150710_105944

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta mengabulkan permintaan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Mohamad Sanusi untuk keluar dari rutan. Permintaan itu karena ibu kandung Sanusi, Enok Zahara meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Ketua Majelis Hakim Sumpeno membuat penetapan setelah menerima surat dari pengacara Sanusi, Maqdir Ismail terkait kabar ibu kandungnya yang meninggal dunia.

“Majelis sebelum ini bermusyawarah dan pada akhirnya permohonan hari ini saudra yang akan melayat atau takziyah utk ibu saudara dikabulkan, sidang hr ini ditiadakan,” kata Hakim Sumpeno di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (7/11).

Sedianya hari ini Sanusi akan menjalani sidang terkait kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan agenda pemeriksaan saksi. Namun, sidang dibatalkan karena Sanusi harus menghadiri acara pemakaman ibu kandungnya.

Sanusi hanya mendapatkan izin keluar dari rumah tahanan sampai proses pemakaman ibunya selesai. Dan memerintahkan Sanusi kembali ke Rutan. “Kemudian sidang berikutnya pada Kamis 10 November 2016,” kata Sumpeno.

Sanusi didakwa telah menerima suap sebesar Rp 2 miliar secara bertahap dari Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land, Ariesman Widjaja.

Suap tersebut terkait pembahasan  Raperda tentang reklamasi di pantai  utara Jakarta. Sanusi juga didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang sekitar Rp 45,2 miliar. (Fajar/jpg)

loading...
Click to comment
To Top