KPK Diminta Buktikan Nyanyian Nazaruddin – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

KPK Diminta Buktikan Nyanyian Nazaruddin

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Mantan Ketua Komisi II DPR Chairuman Harahap rampung menjalani pemeriksaan sebagai saksi   terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP tahun 2011-2012. Usai diperiksa, Chairuman meminta KPK untuk dapat membuktikan tudingan-tudingan bekas Anggota DPR Muhammad Nazaruddin kepada sejumlah pihak.

Nazaruddin pernah menyebut sejumlah nama terlibat dalam kasus korupsi e-KTP ini. Di antaranya eks Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi dan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto.

“Jangan terus kita menuding, diusut orangnya. Itulah gunanya penyidikan, kita tidak menjadi pembuktian terbalik, supaya jangan semena-mena. Tidak bisa kita menuding orangnya saja, lalu orangnya membuktikan. Cara penyidikan kita, ada statement begitu, kita kembangkan‎‎,” kata Chairuman di depan gedung KPK, Senin (7/11).

Menurut Chairuman, KPK perlu menemukan bukti-bukti yang ada terkait dengan pernyataan Nazaruddin tersebut. Bukti-bukti itu harus kuat sehingga bukan sekadar berasal dari tudingan seseorang saja.

‎”(Konfirmasi) bukan kepada yang bersangkutan dong. Tapi kepada bukti-bukti yang ada. Misalnya, kalau kita bilang ada pertemuan, pertemuannya dimana? Ini mengusut biasa saja,” ujar Chairuman.

Politikus Partai Golkar itu menambahkan, karenanya KPK perlu menelusuri lebih jauh setiap informasi yang ada, termasuk informasi Nazaruddin serta bukti-bukti lainnya.‎

Dia pun menyerahkan sepenuhnya kepada penyidik KPK soal benar tidaknya tudingan Nazaruddin tersebut. Termasuk, soal keterlibatan nama-nama yang disebut.

“Soal benar, tidak benarnya, kan itu nanti di penyidikannnya. Kareja penyidikan itu menbuat terang perkaranya dan menemukan tersangkanya. Jadi, biarlah KPK yang menindaklanjutinya,” kata Chairuman.

“Dan karena itu kan pendapat (Nazaruddin), maka KPK tentu akan menelusuri sejauh mana. Sejauh mana ada keterlibatannya. Sejauh mana ada pengaturan. Pengaturan itu kan harus diselidiki. Siapa yang memainkan. Pertemuan dimana? Apa mufakatnya? Kan bisa ditelusuri,” imbuhnya.

Nazaruddin beberapa kali menyebut sejumlah pihak terkait kasus dugaan korupsi proyek e-KTP tahun 2011-2012. Dia kerap menyebut nama-nama pejabat yang diduga turut terlibat dan menerima aliran dana dari korupsi proyek e-KTP.

Di antaranya eks Mendagri Gamawan Fauzi dan mantan Ketua DPR yang kini menjabat Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto. Kemudian nama Gubernur Jawa Tengah yang dulu duduk di Komisi II DPR Ganjar Pranowo.

Namun Gamawan, Novanto, dan Ganjar sudah membantah terlibat. Bahkan mereka meminta Nazaruddin membuktikan tuduhan yang dialamatkan kepada mereka.

Seperti diketahui, KPK telah menetapkan dua orang tersangka pada kasus dugaan korupsi proyek e-KTP tahun 2011-2012 di Kemendagri. Keduanya, yakni bekas Dirjen Dukcapil Kemendagri, Irman dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri, Sugiharto. (Fajar/jpg)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top