Siap-siap Saja! Pasti Ada Tersangka di Kasus Roti Gepeng – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Siap-siap Saja! Pasti Ada Tersangka di Kasus Roti Gepeng

polisi-bekuk-bandar-togel-di-kebon-jeruk-PeM

FAJAR.CO.ID, BENGKULU – Polda Bengkulu berencana menetapkan  mendapatkan tersangka setelah lebih dari dua barang-bukti (BB) atas kasus dugaan pemalsuan Dokumen dan undang-undang perlindungan konsumen yang dilakukan oleh pihak Roti Gepeng merek BB.

Kapolres Bengkulu AKBP Ardian Indra Nurinta SIK melalui Kapolsek Selebar AKP Amsaludin SSos mengatakan dalam kasus ini, nantinya para tersangka akan dijerat dengan dugaan pelamsuan dokumen dan perundang-undangan konsumen terhadap produk Roti Gepeng merek BB.

Pihaknya telah meminta keterangan lima saksi ahli dan beberapa orang saksi serta bentuk-bentuk perizinan yang tadinya tidak ada di Bengkulu, namun dikatakan ada di Bengkulu serta BB yang lainnya.

“Kita sudah banyak mendapatkan BB, sehingga kita akan segera menatapkan tersangkanya,” jelasnya, kemarin (7/11).

Dalam kasus ini, Amsaludin belum bisa memberikan informasi  siapa yang akan kemungkinan besar yang akan dijadikan sebagai tersangka. Akan tetapi, nantinya setelah dilakukan gelar perkara pihaknya akan segera menetapkan tersangkanya.

“Untuk tersangkanya nanti kita infokan berapa orang dan siapa yang akan ditetapkan sebagai tersangka, kita lakukan gelar perkara terlebih dahulu,” ujarnya seperti dikutip Bengkulu Ekspres (Jawa Pos Group), Selasa (8/11).

Kaus ini terungkap berawal pada tanggal 6 Oktober 2016, anggota Polsek Selebar mengamankan sebuah mobil perusahaan, karena diduga telah memalsukan label perusahaan dari Provinsi Jambi.

Dimana setelah dilakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari berbagai pihak pemerintahan, ternyata produksi roti Gepeng BB belum memiliki izin dari pihak manapun, baik dari pihak Dinas Kesehatan, Desprindak, Balai POM, BPPT.

Selian itu, diketahui dari berbagai keterangan saksi, bahwa roti Gepeng BB yang diproduksi di Bengkulu tidak layak makan karena dari roti yang tidak laku dijual, kembali diambil dan kemudian didaur ulang untuk di perjual belikan kembali.(fajar/JPG)

loading...
Click to comment
To Top