Begini Kengerian, Detik-detik Gedung Neo Soho Terbakar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Begini Kengerian, Detik-detik Gedung Neo Soho Terbakar

neo-soho

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Kebakaran terjadi di kawasan Mall dan Apartement Neo Soho, di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, Rabu malam (9/11). Sejumlah penghuni apartemen royal Mediterania pun ikut diungsikan. Kedua apartemen itu lokasinya hanya sekitar 50 meter.

Keduanya berhadapan antara Apartemen Royal Mediterania dengan Apartemen Neo Soho. “Iya semua penghuni tidak boleh ada yang berada di unit sisi timur,” ucap Guruh, 38, salah satu penghuni Royal Mediterania.

Evakuasi ini dilakukan, lantaran puing bangunan yang berjatuhan disertai api berterbangan bebas mengikuti arah angin. Di antaranya ada yang menyamber ke gedung royal Mediterania. “Awas-awas, lihat ke atas ada puing yang jatuh. Awas,” teriak beberapa petugas damkar maupun satpam apartemen.

Sementara mengantisipasi api yang menyambar, sejumlah petugas keamanan disiagakan membawa penghuni untuk mengungsi sementara. Mereka terletak di sisi timur apartemen royal mediterania. Beberapa penghuni lainnya juga terlihat berkumpul di restoran. Mereka tampak memenuhi sejumlah kursi-kursi makan sambil melihat puing berapi yang berjatuhan.

Sementara beberapa orang penjaga melakukan penjagaan ketat. Melarang setiap orang yang berada di sisi timur. Api mulai padam sekitar pukul 23.00. Sementara percikan api sekitar pukul 20.30. Informasi yang dihimpun, api berasal dari percikan api dari gondola yang berada di gedung tersebut.

Rohmad, 28, pekerja proyek tersebut mengatakan, kejadian tersebut awalnya diketahui sekitar pukul 20.30. Rohmad yang sedang bekerja di lantai basement mendengar alarm bunyi tanda kebakaran. Ia yang sedang mengerjakan tahapan akhir bangunan tersebut kemudian melarikan diri ke luar bangunan. Saat keluar, ia juga melihat pengunjung mal yang menyatu dengan apartemen itu panik dan berlari-lari menyelamatkan diri.

“Saat saya keluar, saya melihat api sudah melalap sampai ke atas,” ujar Rohmad. Dia menambahkan, apartemen yang dibangun sejak 2014 itu belum berpenghuni. Hanya bangunan dari lantai 9 ke bawah yang sudah sepenuhnya jadi. Adapun lantai 9 hingga ke lantai 40, belum selesai dikerjakan.

Di masing-masing lantai, terdapat setidaknya 7-10 pekerja. Rohmat tidak tahu persis, pada saat kejadian apakah seluruh karyawan yang bekerja sudah berhasil keluar menyelamatkan diri atau belum.

“Sesaat setelah kejadian, lift masih bisa digunakan,” lanjut Rohmat. Menurut Rohmat, saat kejadian itu juga terdengar dua kali ledakan. Belum bisa dipastikan dari mana sumber ledakan tersebut. (gum/yuz/JPG)

loading...
Click to comment
To Top