Diawali Saling Memaki kemudian Hening, Setelah Dilihat Tombak Menancap di Bahu – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Diawali Saling Memaki kemudian Hening, Setelah Dilihat Tombak Menancap di Bahu

FAJAR.CO.ID NIAS – Pria berusia 40 tahun yang diketahui bernama Sibaya Gamari tewas bersimbah darah.

Sibaya dikenal sebagai warga Desa Hiliwaele II, Kecamatan Botomuzoi, Kabupaten Nias, Sumatera Utara.

Sibaya diduga dibunuh dengan sadis. Di bagian rusuknya masih tertancap sejenis tombak dan di bagian bahunya ada beberapa luka menganga bekas bacokan.

Dua pelaku yang membunuh Sibaya itu adalah Ucok (51) dan Dama (17) dan masih satu kampung dengan korban.

Kapolsek Hiliduho AKP Arif Harefa melalui Ps Paur Humas Polres Nias Aiptu O Daeli menjelaskan, pembunuhan terjadi pada Rabu (9/11) sekitar pukul 19.00 WIB.

Saat itu korban keluar dari dalam rumahnya, diduga karena ada yang memanggil.

Tak lama kemudian terdengar suara saling memaki dan tiba-tiba suasana kembali hening.

Warga yang penasaran langsung mendatangi lokasi kejadian.

Alangkah terkejutnya mereka ketika menemukan korban tewas dengan beberapa luka parah di tubuhnya.

Di bagian rusuknya masih menancap sejenis tombak dan di bagian bahunya ada beberapa luka menganga bekas bacokan.

“Kita sudah melakukan olah TKP. Dan anggota masih mencari bukti-bukti lainnya. Motif masih dalam penyelidikan. Karena dua pelakunya masih dalam pengejaran,” ujarnya Jumat (11/11). (Fajar/Jpn)

loading...
Click to comment
To Top