Enam Kali Suami Bejat Ini Gauli Putri Sendiri, Pas Kepergok Malah Makin Beringas – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Enam Kali Suami Bejat Ini Gauli Putri Sendiri, Pas Kepergok Malah Makin Beringas

ilustrasi-pemerkosaan(8)

FAJAR.CO.ID BANYUMAS – Tak puas dengan pelayanan dari istri,  Ayah bejat inisial Wag (54) malah tega menggarap kandungnya sendiri EN (16) sampai hamil.

Kasus tersebut terbongkar setelah kepergok langsung oleh istri pelaku atau ibu korban, Msd (50).

Wag pun kini harus merasakan pengapnya ruangan penjara.

Msd menuturkan, peristiwa itu terjadi pada 26 Oktober lalu. Saat itu, dia pergi mencuci baju di sumur tetangga sekitar pukul 07.00.

Kemudian pulang ke rumah pukul 10.00. Namun, bak disamber petir di siang bolong, Msd kaget bukan kepalang, menyaksikan suaminya menyetubuhi anaknya sendiri.

“Suami saya sedang menggauli EN di atas tempat tidur,” ungkapnya.

Saat itu, kata dia, rumah memang dalam keadaan sepi. Di dalam rumah cuma ada pelaku dan korban.

“Anak-anak lain sedang sekolah, EN yang masih kelas 1 SMK kebetulan sedang di rumah dan hanya berdua dengan ayahnya,” ujarnya.

Msd saat itu dirinya hendak masuk melalui pintu depan ternyata terkunci dari dalam.

Sehingga dia memutuskan masuk lewat pintu samping sebelah barat rumhanya.

“Awalnya agak curiga, kenapa pintu depan terkunci dari dalam. Padahal masih pagi dan di rumah ada bapak sama anak,” paparnya.

Msd terperanjat, ketika masuk ke kamar ternyata di dalam kamar anak kandungnya sedang disetubuhi oleh ayah kandungnya sendiri.

Melihat aksi bejat suaminya, dia berusaha menghentikan perbuatan biadab itu.

“Tapi Wag tidak mau berhenti, justru semakin beringas. Dia baru berhenti ketika sudah puas dan orgasme,” ungkapnya.

Usai kejadian itu, Wag mengancam istri dan anaknya untuk tidak menceritakan hal itu kepada orang lain.

Namun, Minggu 6 November lalu, Msd bersama EN memberanikan diri untuk melapor ke polisi.

Kapolsek Tambak AKP Agustinus Krisdwiantoro mengatakan, berdasarkan pengaduan ibu korban, polisi melakukan penyelidikan.
Setelah penyelidikan hingga proses penyidikan berjalan, polisi langsung menangkap tersangka.

“Tersangka dan dijerat dengan pasal 81 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Ancamannya adalah hukuman pidana minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara,” jelasnya.

Berdasarkan hasil interogasi, tersangka mengakui perbuatannya.

Selama ini, dia mengaku setidaknya sudah melakukan pencabulan selama enam kali.

Tindakan pencabulannya dilakukan dengan tindak kekerasan serta ancaman kekerasan.

“Akibat perbuatan bejat tersangka, korban sudah hamil selama 12 minggu,” tegasnya.

loading...
Click to comment
To Top