Lho, Bandar Narkoba Kok Bisa Kabur dari Penjara? Caranya Juga Terencana.. – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Lho, Bandar Narkoba Kok Bisa Kabur dari Penjara? Caranya Juga Terencana..

ilustrasi

FAJAR.CO.ID, BALIKPAPAN- Suasana Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II-B Balikpapan mendadak gaduh. Penyebabnya, dua narapidana (napi) berhasil kabur dari dalam Rutan.

Keduanya yakni Abdul Basit Badar (40) berkewarganegaraan Malaysia dan Udin alias La Deni (30) warga Graha Indah Balikpapan Utara. Kedua napi itu kabur dengan bermodalkan gergaji besi, kabel dan selang air.

Keduanya memulai aksi pada Rabu (9/11) pukul 06.00 Wita. Saat itu sejumlah kawasan sedang dilanda hujan. Seperti biasa, petugas sipir melakukan patroli dengan berjalan mengelilingi blok.

Tiba-tiba petugas melihat seseorang loncat dari pagar tembok setinggi 5 meter. Sontak sang sipir meneriaki dan memukul lonceng peringatan dan melakukan pengejaran.

Enam orang petugas yang melakukan pengejaran tidak berhasil menangkap pelaku. Hingga akhirnya sekira pukul 06.30 Wita, penghuni Rutan Blok A yang berisi empat warga binaan hanya tersisa dua orang.

Dua warga binaan itu menempati sel khusus. Kepala Kesatuan Pengawasan Rutan Klas II-B Balikpapan, Budi Santoso mengungkapkan keduanya menggergaji gembok dan atap yang terbuat dari tralis besi. Selanjutnya memanjat tembok setinggi 5 meter menggunakan selang air dan kabel.

Di dalam Blok A tersebut ada lima kamar dengan empat penghuni. Dua penghuni lain di blok yang sama tidak mengetahui bahwa dua rekannya melarikan diri.

“Justru kami yang bangunin mereka yang masih tertidur, dua orang itu tidak tahu jika Basit dan Udin melarikan diri,” beber Budi dikutip dari Balikpapan Pos (Jawa Pos Group), Kamis ( kemarin.

Terkait circuit closed television (CCTV) yang dipasang di sudut gedung tidak berfungsi maksimal. “CCTV-nya tidak mengarah ke sana jadi tidak terlihat,” akunya.

Saat ini pihaknya bersama kepolisian melakukan pencarian. Alat bukti berupa selang air bening panjang 6 meter, gergaji besi dua batang, dan kabel listrik diamankan.

“Kami sudah berupaya maksimal agar benda yang dilarang seperti gergaji tidak masuk ke sel, namun nyatanya masih ada. Padahal pemeriksaan sudah kami perketat dengan melakukan pemeriksaan maksimal barang bawaan pembesuk,” tuturnya.

“Dugaan ada petugas terlibat sangat kecil kemungkinan, akan tetapi kami tetap melakukan pemeriksaan kepada petugas yang dinas saat itu,” tegasnya.

Untuk diketahui Basir, merupakan gembong narkoba internasional yang ditangkap Direktorat Reskoba Polda Kaltim pada 2015 atas kasus kepemilikan 1 kg sabu.

Kendati meringkuk di Rutan Balikpapan, dirinya diduga masih mengendalikan jaringan narkoba yang sudah divonis hakim dengan pidana 20 tahun. Setelah itu melakukan upaya banding.

Sedangkan Udin merupakan narapidana kasus pencurian yang ditangkap Polsek Balikpapan Selatan pada Juni 2016 dan divonis 1 tahun 6 bulan. Di dalam sel pun dia kerap berulah seperti menganiaya sesama penghuni rutan.

Terpisah, Paur Subag Polres Balikpapan, Iptu Suharto menambahkan, pihaknya akan membantu melakukan pencarian kedua tahanan yang kabur.

“Diminta atau tidak kami pasti ikut melakukan pengejaran,” tandasnya. (fajar/JPG)

Click to comment
To Top