Pesan dari Kepala BRI, Tutup Saat Pencet Nomor PIN di ATM – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Pesan dari Kepala BRI, Tutup Saat Pencet Nomor PIN di ATM

Man using a ATM

FAJAR.CO.ID, BALI- Pimpinan Wilayah BRI Denpasar Dedi Sunardi menjelaskan, kasus skimming ATM yang selama ini meresahkan

para nasabah sudah bisa diselesaikan dan semua ATM BRI sudah diperiksa untuk dibersihkan dari alat yang dipakai oleh pembobol.

“Intinya kami sudah ganti uang nasabah yang hilang karena pencurian system skimming itu, kami harap nasabah bisa tenang,” harap Dedi saat bertemu dengan wartawan di kantor Cabang BRI Mataram, Selasa (27/11).

Hingga kemarin, menurut Dedi Sunardi, secara nasional BRI sudah mengganti dana nasabah yang hilang mencapai Rp 1,9 miliar atau sebanyak 463 nasabah dari 515 laporan nasabah yang dananya kena skimming ATM.

“Masih ada sebagian yang belum dibayar, tapi kita pasti bayar dalam tempo lima hari dari laporan ke kantor kita,” tandasnya.

Kasus skimming ATM ini terbanyak terjadi di Mataram. Diduga pelakunya sebuah jarngan atau komplotan orang asing.

Teknisnya, pelaku menempatkan kamera kecil di atap tempat nasabah memasukkan kartu ATM. Diduga dari rekaman kamera itu

kemudian diketahui nomor PIN nasabah yang kemudian terhubung ke piranti laptop atau ponsel milik penjahat tersebut.

Hanya dengan meng-klik PIN yang disadap tadi penjahat itu sudah bisa memindahkan dana nasabah BRI ke rekening miliknya.

Penjahat tersebut juga “pintar” karena tidak semua uang nasabah yang ada di rekening itu digarongnya. Tapi hanya sebagian bahkan hanya sebagian kecil dari jumlah uang di rekening itu.

Modus tersebut diduga agar pemilik rekening tidak sadar kalau uangnya ada sebagian yang hilang.

Dedi Sunardi yang baru dua minggu menjabat Pimpinan Wilayah BRI Denpasar menjelaskan, masalah skimming itu diharapkan sudah selesai.

Yang terpenting adalah bagaimana melakukan proteksi ke depan. Menurutnya, pihak BRI sudah membuat piranti untuk mengingatkan nasabah agar selalu teliti dan waspada terhadap kartu ATM miliknya.

Untuk sementara, agar keamanan kartu ATM-nya lebih terjamin diharapkan nasabah yang menarik dana di ATM, saat memencet nomor PIN sambil menutupnya dengan tangan kiri.

Ini untuk mengantisipasi kalau ada kamera sejenis yang dipasang penjahat untuk merekam nomor PIN nasabah.

Selain itu, nasabah diharapkan selalu membaca petunjuk atau arahan di mesin ATM yang muncul sesaat setelah memasukkan kartu.

Atau nasabah diharapkan selalu melakukan pergantian nomor PIN seccara berkala, setiap minggu sekali. “Sampai kita temukan alat baru untuk memprotek ATM nasabah, kita harapkan nasabah mengikuti anjuran kita,” ucap Dedi.(dit)

loading...
Click to comment
To Top