Sempat Saling Kritik, Seperti Ini Suasana Pertemuan Pertama Antara Obama dengan Trump – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Internasional

Sempat Saling Kritik, Seperti Ini Suasana Pertemuan Pertama Antara Obama dengan Trump

donald-trump-dan-barack-obama

FAJAR.CO.ID – Presiden terpilih Donald Trump bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) berkuasa Barack Obama di Gedung Putih. Saat kampanye, keduanya kerap melayangkan kritik pedas. Trump pernah menyebut Obama adalah presiden paling buruk sepanjang sejarah AS. Dan Obama mengatakan kalau tokoh Partai Republik itu tidak pas menjadi presiden.

Namun, Jumat (11/11) menjadi hari bersejarah bagi mereka berdua. Akhirnya, keduanya bertemu dengan jabatan yang sama. Presiden. Berbincang lebih dari sejam di ruangan Oval, mereka berusaha melupakan hubungan pahit yang sudah terjadi. Disebutkan Obama, mereka berbincang hangat tentang persatuan dan transisi kekuasaan yang damai.

Namun, hasil foto mengatakan hal sebaliknya. Hasil-hasil foto yang dimiliki media menunjukkan betapa masih ada bara di antara keduanya. Dari foto atas (dari kiri atas) terlihat keduanya menjaga jarak dan bingung mau mengatakan apa kepada media.

Foto kedua, saat bersalaman, keduanya seolah tidak ikhlas. Bersalaman tanpa tatapan mata seolah sedang marahan. Foto ketiga, ketika Obama berbicara, Trump mencoba melihat ke arah Obama. Tetapi mungkin juga dia melihat ke arah lain.

Foto deretan bawah (dari kiri) ketika salaman kali kedua sebelum pembicaraan berakhir, Obama melihat ke arah Trump tetapi Trump menolak melihat balik. Cieee… semacam dipaksa baikkan tetapi enggan. Namun, akhirnya semua ketegangan itu usai ketika Obama mengatakan pertemuan dengan media usai. Keduanya pun tertawa lepas. Lega.

Berdasar ahli bahasa tubuh Patty Wood yang diwawancarai Daily Mail, melihat posisi duduk keduanya, Obama dan Trump menunjukkan kalau keduanya berada dalam posisi aplha. ”Masing-masing menunjukkan kalau saya jagoannya,” kata Wood.

Obama, disebut Wood, lebih mendemontrasikan kekuatan dan secara tidak sadar mengatakan, saya masih memiliki kekuasaan. ”Sementara, Trump, dilihat dari tangannya yang seperti sedang berdoa namun posisinya ke bawah, memperlihatkan kalau dia mempelajari sesuatu yang tidak dia ketahui sebelumnya,” ulasnya. (Fajar/JPG)

loading...
Click to comment
To Top