Setelah Advocat, Kini Giliran Umar Samiun Polisikan Agus Feisal – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Setelah Advocat, Kini Giliran Umar Samiun Polisikan Agus Feisal

FAJAR.CO.ID, JAKARTA  – Konsentrasi Calon Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat untuk bertarung di Pilkada sepertinya bakal terganggu. Pasalnya, ia akan memiliki ‘kesibukan’ lain yakni berurusan dengan penyidik Polda Metro Jaya. Pasca laporan pencemaran nama baik yang dilakukannya terhadap seorang advocate Dian Farizka, kini giliran Bupati Buton non aktif Samsu Umar Abdul Samiun yang melaporkan Agus Feisal ke Polda Metro Jaya dengan kasus serupa.

Laporan Umar Samiun tersebut dikuasakan kepada Ahmad Irwandi Lubis selaku kuasa hukum Umar Samiun. Laporan dengan nomor polisi LP/5429/XI/2016/PMJ/DitReskrimsus terkait dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE.

Ahmad Irwandi menjelaskan, laporan terhadap Agus Feisal telah diterima penyidik Direskrimsus Polda Metro Jaya. Menurutnya, Agus Faisal diduga telah memberikan kesaksian palsu yang mengarah pada pencemaran nama baik, dihadapan penyidik Komisi Pemberantansan Korupsi (KPK) saat diperiksa beberapa waktu lalu.

Termasuk pernyataan Agus di sejumlah media usai bersaksi, terkait kasus sengketa Pilkada Buton di Mahkamah Konstitusi (MK) 2011 silam terhadap tersangka Umar Samiun.

“Apa yang dikatakan Agus Feisal pada sejumlah media, diduga ada unsur pencemaran nama baik terhadap pribadi Umar Samiun karena tidak sesuai dengan fakta yang ada. Itu semua dianggap sebagai pembohongan publik yang mengarah pada fitnah,” kata Ahmad Irwandi, kemarin (9/11).

Selain laporan terkait dugaan pencemaran nama baik, Ahmad Irwandi juga mengaku melaporkan Agus Feisal terkait tindak pidana ITE. Pasalnya, Agus Feisal dianggap telah memberikan keterangan pada sejumlah media yang kemudian di publikasi secara luas untuk di baca masyarakat umum. Agus Feisal di duga melanggar pasal 310 jonto pasal 311 KUHP, jonto pasal 27 ayat (3) tentang pencemaran nama baik.

“Termasuk dugaan pelanggaran pasal 45  ayat (1) UU nomor 11 tahun 2008 tentang ITE. Semua bukti-bukti kami sudah serahkan, dan kami berharap perkara ini dapat diusut serius oleh penyidik kepolisian Metro Jaya  hingga tuntas ke kursi pengadilan,” tutupnya. (hrm/Fajar)

loading...
Click to comment
To Top