Lima Tahun DitawanTentara Somalia, Sudirman: Ini Mukjizat yang tidak Disangka – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Lima Tahun DitawanTentara Somalia, Sudirman: Ini Mukjizat yang tidak Disangka

Eks sandera perompak Somalia, Sudirman (kemeja putih) tiba di Bandara Hang Nadim Batam, Sabtu (12/12). Setibanya di bandara, Sudirman langsung menggendong adik bungsunya, Amira. F. Octo Zainul Ahmad/Batam Pos

Eks sandera perompak Somalia, Sudirman (kemeja putih) tiba di Bandara Hang Nadim Batam, Sabtu (12/12). Setibanya di bandara, Sudirman langsung menggendong adik bungsunya, Amira. F. Octo Zainul Ahmad/Batam Pos

FAJAR.CO.ID, BATAM – Korban sandera Perompak Somalia, Sudirman tak bisa menyembunyikan kegembiraanya ketika bertemu keluarganya setibanya di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Sabtu (12/11).

Kegembiraan juga turut dirasakan keluarga, termasuk tiga adiknya yakni Amira Zahra, 5, Ratu Anasya, 10, dan Nurul Fazira Sitorus,19.

Sebelum Sudirman tiba di pintu kedatangan, ketiganya tak henti melihat ke dalam bandara.

“Mana abang,” tanya Ratu. “Sabar, nanti keluar,” jawab kerabatnya, Ernawati seperti diberitakan batampos (fajar.co.id) hari ini.

Begitu Sudirman muncul, ketiganya langsung berlari memeluk saudara tertuanya yang telah terpisah hampir lima tahun tersebut.

“Syukur, melihat mereka ini saya sangat senang,” kata Sudirman.

Untuk itu, ke depan dia ingin bekerja saja di Indonesia. “Nengok keadaan keluarga seperti ini, kepengennya kerja di sini saja. Nggak ada laki-laki yang jaga,” ucapnya.

Menurutnya, kembali ke Indonesia setelah 4 tahun 7 bulan disandera perompak Somalia adalah anugerah yang luar biasa.

“Ini mukjizat yang tidak disangka,” tambahnya.

Dia menceritakan, selama disandera dia dan teman-temanya hanya diberikan air seadanya, tanpa ada makanan.

“Waktu mau pulang itu saja dua liter sehari. Sebelumnya, waktu Nasri (korban meninggal karena sakit) masih hidup hanya setengah liter (per hari),” ucapnya.

Sebelumnya, Rabu (2/11) ibu kandung Sudirman, Dalifah menjemput Sudirman di tempat keluarga di Medan. (fajar/jpnn) 

Click to comment
To Top