Ini Nyata! Teror Hantu di Rumah Kosong: Muncul Tetesan Darah di Cermin, Pisau Melayang dan Suara Aneh – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Ini Nyata! Teror Hantu di Rumah Kosong: Muncul Tetesan Darah di Cermin, Pisau Melayang dan Suara Aneh

rumah-hantu

FAJAR.CO.ID, GORONTALO – Cerita mistis penghuni rumah hantu di Desa Bubeya, Kacamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango (Bonbol), Gorontalo, mendapat perhatian dari para ustadz dan paranormal. Pasalnya, teror hantu di rumah pasangan suami istri Darmawan Sulila dan Yolanda Lapananda itu benar-benar nyata.

Darmawan dan keluarganya menyaksikan langsung teror hantu berupa tetesan darah di cermin, pisau melayang-layang sendiri, hingga suara-suara aneh di dalam kamar.

Untuk mengusir hantu di rumah Darmawan, 5 ustadz didatangkan untuk melakukan rukiah. Salah satunya Ustadz Najib Tangkudung. Ia datang bersama empat rekannya pada Jumat (11/11) untuk melakukan rukiah.

Rukiah dilakukan untuk mengusir hantu atau jin jahat di rumah Darmawan. Rukiah itu dipimpin langsung ustad Najib Tangkudung. Pelaksanaan rukiyah digelar usai Salat Jumat dan berakhir pukul 14.00 Wita.

“Di rumah itu memang ada mahluk gaib dan tuyul,” ujar Najib sebagaimana dilansir dari Gorontalo Post.

Diungkapkan ustad Najib, ia bersama empat orang rekannya sudah berusaha mengusir makhluk gaib penghuni rumah tersebut.

“Tapi memang mereka (tetap) sering datang. Makanya kami terus melakukan rukyiah,” ujarnya.

Lebih lanjut Najib menjelaskan, setelah melakukan rukiah serta mediasi dengan menggunakan mediator, ternyata yang dirasakan penghuni rumah tersebut benar-benar ada. Dimana mahluk yang selama itu telah meletakan kain kafan di dalam kamar tersebut, adalah sosok pocong.

Tak hanya itu, ada sejumlah makhluk kecil yang menyerupai tuyul yang terus berada di dalam rumah itu.

“Mereka adalah sosok mahluk yang sebelumnya merupakan satu keluarga,” jelasnya.

Bahkan menurutnya di lokasi bangunan rumah itu, terdapat beberapa kuburan tua.

“Tapi tidak apa-apa mereka tidak mengganggu manusia. Mereka memang sudah berada di loksi itu sejak lama,” ujar ustadz Najib.

Namun setelah dilakukan rukiyah, kini rumah tersebut telah diproteksi dari gangguan makhluk gaib.

“Sehingga penghuni rumah tak perlu khawatir lagi dengan gangguan dari makhluk gaib,” tambah ustad Najib.

Setelah melakukan rukiyah, pihaknya masih akan melakukan pembersihan lanjutan yang nantinya akan berlangsung di lokasi pantai.

“Itu tergantung juga kepada penghuni rumah agar tak lupa mengerjakan ibadah shalat di rumah tersebut, dengan begitu hal-hal yang tak diinginkan lagi mudah-mudahan tak akan terjadi lagi,” pungkasnya.

Menurut sejumlah warga sekitar, rumah Darmawan Sulila itu termasuk bangunan tua karena dibangun sudah puluhan tahun. Lokasinya berjarak lebih kurang 500 meter dari lokasi jalan Trans Kabila-Suwawa.(fajar/jpg)

loading...
Click to comment
To Top