Masih Mau “Jajan” Sembarangan? Sudah 12 Orang yang Mati Kena AIDS Lho – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Masih Mau “Jajan” Sembarangan? Sudah 12 Orang yang Mati Kena AIDS Lho

FAJAR.CO.ID, BANJARBARU – HIV/AIDS benar-benar penyakit mematikan. Sejak Agustus 2015, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Banjarbaru mencatat sudah ada 12 orang tewas karena mengidap penyakit tersebut.

Sekretaris KPA Banjarbaru Edi Sampana mengungkapkan bisa jadi jumlah yang meninggal lebih dari 12 orang. Karena masih ada beberapa pasien AIDS yang meninggal tanpa sepengetahuan mereka. “Data yang kami dapat pasti di bawah angka sebenarnya, masih ada yang meninggal karena AIDS yang tak terdata,” ungkapnya kepada Radar Banjarmasin.

Ia menuturkan, angka kematian akibat virus mematikan tersebut akan terus bertambah jika jumlah pengidapnya juga meningkat. Sementara, berdasarkan hasil pemeriksaan mereka, jumlah pengidap HIV/AIDS saban tahunnya selalu mengalami peningkatan. “Jumlahnya meningkat karena dalam dua tahun terakhir kami gencar melakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Edi menyampaikan, pada tahun 2014 jumlah pengidap HIV sebanyak 23 orang. Sementara pengidap AIDS hanya enam orang. Tahun 2015 angkanya meningkat, pengidap HIV 36 orang, sedangkan AIDS 14 orang. “Lalu untuk tahun 2016 ini hingga bulan Juni jumlah pengidap HIV sudah 29 orang, sementara yang AIDS delapan orang,” katanya.

Orang-orang yang berisiko tertular HIV/AIDS yaitu pelanggan PSK, Waria, Lelaki Seks Lelaki (LSL) dan PSK. “Bulan Oktober ini kami juga menemukan satu orang LSL positif mengidap HIV/AIDS,” tambah Edi.

Ia mengungkapkan, agar dapat mengurangi penularan HIV/AIDS KPA Banjarbaru akan lebih gencar melakukan pemeriksaan bagi orang-orang yang berisiko. Dengan cara merekrut para kader yang biasa berbaur bersama kelompok orang-orang berisiko. “Pengidap semakin banyak kita ketahui jika semakin gencar melakukan pemeriksaan,” ungkapnya.

Seperti halnya, pada bulan Agustus tadi kader KPA Banjarbaru telah berhasil mengajak para PSK agar dapat mengikuti tes HIV/AIDS di Puskesmas Liang Anggang, Banjarbaru. “Kader akan selalu mengajak orang-orang berisiko untuk menjalani tes HIV. Mulai dari PSK, Waria, LSL dan para pelanggan PSK,” ujar Edi.

Sementara untuk total pengidap HIV/AIDS di Kalsel hingga pertengahan tahun ini mencapai 165 orang. Kepala Dinkes Kalsel Rudiansjah mengatakan, berdasarkan data yang telah mereka himpun, jumlah pengidap HIV/AIDS di Kalsel pertahunnya selalu di atas 100 orang. Peningkatan tertinggi ada di tahun 2015 yaitu sebanyak 284 kasus. “Sepertinya tahun ini akan lebih banyak dibandingkan dengan tahun 2015, karena baru pertengahan tahun saja sudah ada 165 kasus,” katanya.

Ia mengungkapkan, penderita HIV/AIDS terbanyak merupakan kelompok orang yang sering melakukan hubungan seks di luar nikah. Seperti, Wanita Tuna Susila (WTS) dan para pelanggannya. “Ibu rumah tangga juga ada yang terinfeksi, itu dikarenakan suaminya pelanggan WTS,” ungkapnya.

Kelompok lain yang banyak terinfeksi HIV/AIDS yaitu, orang-orang yang memiliki banyak pasangan. Seperti, Waria, Lelaki Seks Lelaki (LSL) dan gay. “Berhubungan seks sesama lelaki memang sangat berisiko mengidap HIV/AIDS,” pungkas Rudi. (fajar/ema)

loading...
Click to comment
To Top