Buset, Remaja Kok Gini Amat! Belum Nikah Tapi Kayak Suami Istri, Saraf! – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Buset, Remaja Kok Gini Amat! Belum Nikah Tapi Kayak Suami Istri, Saraf!

Petugas melakukan pemeriksaan di salah satu rumah sewa di Kelurahan Kampung Enam, Sabtu (12/11) malam.

Petugas melakukan pemeriksaan di salah satu rumah sewa di Kelurahan Kampung Enam, Sabtu (12/11) malam.

FAJAR.CO.ID, TARAKAN – Razia gabungan yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tarakan, TNI/Polri di rumah sewa Kelurahan Kampung Enam, Kecamatan Tarakan Timur, Sabtu (12/11) malam, mendapati 3 pasangan bukan suami istri dalam rumah sewa.

Kasi Penertiban dan Penindakan Satpol PP Tarakan Waridi menyebutkan, razia tersebut pun menemukan penghuni rumah sewa yang belum melapor ke ketua RT. Sementara untuk 3 pasangan bukan suami istri dilakukan penyidikan lebih lanjut.

“Kalau memang terbukti (melakukan tindakan asusila, Red) akan dikenakan tipiring. Tapi kalau hanya belum melapor diri ke RT, hanya didata kemudian diberikan pembinaan,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Kampung Enam Indrayadi Purnama Saputra menyampaikan, dari 15 RT yang ada di wilayah kerjanya, sekitar 9 RT yang dilakukan razia. Itu lantaran banyaknya rumah sewa dan indekos yang berdiri di Kelurahan Kampung Enam.

“Apalagi dekat dengan Universitas Borneo Tarakan (UBT). Banyak mahasiswa dari luar daerah yang enggan melapor diri ke RT,” sebutnya.

Lanjutnya, pihaknya sudah beberapa kali melakukan razia. Selain menemukan pasangan bukan suami istri, adapula beberapa rumah sewa dan indekos yang belum memiliki izin. “Padahal, pembuatan izin sangat mudah. Tinggal membawa KTP pemilik rumah sewa maupun kamar kos dan kartu keluarga. Mungkin hanya 10 menit sudah selesai,” tuturnya.

Lalu, bagaimana dengan pemilik rumah sewa dan indekos yang belum mengurus izin? Nantinya, kata Indrayadi, pemilik rumah sewa dan indekos akan dipanggil untuk segera mengurus izinnya.

Sedangkan bagi pemilik rumah sewa yang telah memiliki izin, kemudian ketika razia didapati adanya pasangan tindak asusila di dalamnya, kata dia, bukan tidak mungkin izinnya dicabut. “Kalau kita keluarkan izinya, kan ada aturan yang harus diikuti. Seperti kamar untuk wanita dan pria dipisahkan. Kemudian jam berkunjung untuk tamu juga dibatasi,” katanya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh RT di Kelurahan Kampung Enam agar terus memonitoring kawasan mereka. Apabila diketahui adanya rumah sewa dna indekos yang disalahgunakan sebaiknya langsung dilaporkan atau bisa langsung didatangi. (*/sal/fen)

loading...
Click to comment
To Top