Ngeri, Minimarket Meledak Ketika Ramai Pengunjung – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Ngeri, Minimarket Meledak Ketika Ramai Pengunjung

FAJAR.CO.ID, BOGOR – Sebuah minimarket di kawasan Wanaherang, Gunungputri, Bogor hangus terbakar, Senin (14/11). Salah satu pergelangan tangan karyawan mengalami luka bakar saat ikut memadamkan api. Kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Karyawan indomaret Febrianto mengatakan, kebakaran terjadi pada pukul 09:00 pagi. Saat itu situasi indomaret seperti biasanya cukup ramai dilalui pengunjung. Hanya saja tanpa diketehui penyebabnya tiba-tiba ada suara ledakan dari dalam gudang. Sontak ledakan itu pun membuat para pengunjung berhamburan keluar.

“Kami tidak tahu apa yang meledak dari dalam gudang itu. Namun dugaan kebakaran untuk sementara terjadi karena korsleting listrik,” ungkapnya kepada Radar Bogor (Fajar Group), kemarin.

Sebelumnya, kata dia, situasi di minimarket aman dan tidak ada tanda-tanda akan terjadi kebakaran. Hingga akhirnya terjadi ledakan dari gedung lantai dua indomaret yang membuat kaget pengunjung dan juga karyawan. Api pun membesar. Karyawan bersama warga sekitar berusaha memadamkannya.

“Beberapa bahan pokok seperti material gudang pun terpakar,” katanya. Tak hanya itu, popok, susu, dan bahan-bahan sembako lainnya juga ikut terbakar.  Diperkirakan untuk kerugiannya sendiri mencapai puluhan juta rupiah. Sedangkan pergelangan salah satu karyawan yang terluka juga sudah diobati. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Gunungputri, Ipda Imam Djunaedi mengatakan hal senada bahwa penyebab terjadinya kebakaran itu karena korsleting listrik. Dia menjelaskan, kebakaran terjadi pada pukul 09:00 pagi kemarin. Menurut ketarangan saksi mata yang bernama Yusuf kepada polisi, percikan api berasal dari gudang indomaret. Karena di Indomaret terdapat banyak kertas, api pun langsung membesar. Wargapun kemudian membantu memadamkan api itu.

“Pukul 09:30 tim pemadam kebakaran (damkar) pun datang. Dan pada pukul 10:00 api baru bisa dipadamkan. Sedangkan pergelangan karyawan yang terluka itu bukan karena terbakar melainkan karena pecahan kaca cuka. Meski begitu tangannya pun sudah diobati. Untuk berapa kerugiannya hingga kini masih ditaksir,” jelasnya. (Fajar/JPG)

Click to comment
To Top