Masih Muda Cantik Pula, Tapi Kasusnya Bikin Malu, Bandar Togel Men – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Masih Muda Cantik Pula, Tapi Kasusnya Bikin Malu, Bandar Togel Men

togel
Veronica alias Aca terlihat malu-malu bertemu wartawan di ruang Unit Jatanras Polresta, Senin (14/11).

Veronica alias Aca terlihat malu-malu bertemu wartawan di ruang Unit Jatanras Polresta, Senin (14/11).

FAJAR.CO.ID, PONTIANAK- Veronica alias Aca (27) harus berurusan dengan hukum gara-gara togel. Ya, perempuan berparas manis ini diringkus tim Jatanras Polresta Pontianak di rumahnya, Gang Beringin, Jalan Khatulistiwa, Pontianak Utara, Sabtu (14/11).

“Agar bisa menjadi bandar togel, saya mengambil uang tabungan,” kata Aca di Mapolresta Pontianak, Senin (14/11). Wanita berambut panjang ini mengaku mendapatkan omzet Rp400 ribu perhari. Padahal dia menyadari, apa yang dilakukannya itu sangat berisiko di mata hukum. Bahkan terancam 10 tahun penjara.

Aca terlihat malu-malu ketika wartawan mengerumuninya di ruang Unit Jatanras Polresta. Saking malunya, wanita berkaca mata ini menggunakan rambut panjangnya untuk menutupi wajahnya. “Saya menjadi bandar melalui salah satu website togel di dunia maya. Togel yang saya jual dari Singapura. Saya kerja sendiri, tidak melibatkan bandar lainnya,” ujar Aca.

Menurut Aca, rata-rata pelanggannya memasang Rp10 ribu hingga Rp20 ribu. Pemasang bisa langsung mendatanginya atau melalui short message service (SMS).

Terungkapnya aktivitas judi Togel ini, setelah polisi mendapatkan laporan warga. Aca dituding membuat resah, karena menjual togel di lingkungan tempat tinggalnya.

Polisi melakukan penyelidikan dan penggerebekan di kediaman Aca, di Gang Beringin. Dari rumahnya, polisi menyita uang Rp203 ribu, enam lembar rekapan togel dan satu unit handphone.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Andi Yul Lapawesean mengatakan, jajarannya sudah memeriksa Aca. Wanita ini mengakui perbuatannya. “Kita tetapkan sebagai tersangka dengan alat dan barang bukti yang ada,” ujar Kompol Andi Yul.

Aca dijerat pasal 303 KUHP. Ancaman maksimal 10 tahun penjara. “Kita sedang melakukan pengembangan kasus. Apakah dia sendiri sebagai bandar, atau ada bandar lain di atas Aca,” tegas Kasat Reskrim. (fajar/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top