Wow, Sudah 110 Saksi Diperiksa Terkait Kasus E-KTP – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Wow, Sudah 110 Saksi Diperiksa Terkait Kasus E-KTP

capim-kpk-basaria-panjaitan-jalani-fit-and-proper-test-di-dpr_20151215_205442

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengusut kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik atau e-KTP tahun anggaran 2011-2012 sejak 2014. Hingga kini, KPK telah memeriksa sekitar 110 orang saksi untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut.

“Sampai sekarang 110 yang dipanggil,” kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan, Rabu (16/11).

Saat ini, KPK telah menetapkan mantan Direktur Pengelola Informasi dan Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Sugiharto dan mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri, Irman sebagai tersangka. Namun, KPK meyakini kasus ini tidak hanya melibatkan Sugiharto dan Irman.

KPK menduga dugaan korupsi proyek e-KTP merugikan keuangan negara hingga Rp 2,3 triliun. Penyidik juga menduga terdapat pihak-pihak lain yang menikmati hasil dari korupsi proyek e-KTP.

Basaria mengakui untuk mengusut kasus ini tidaklah mudah. Hal ini lantaran proyek e-KTP berlangsung pada 2011-2012, dan perencanaannya terjadi pada 2008. Sebagian pejabat yang berwenang dalam proyek ini telah pensiun.

“Agak pelik ini kasus, disamping sudah lama, orang-orangnya sudah pensiun, diperlukan keuletan dari penyidik. Kita juga yakin tidak hanya setingkat Dirjen dan PPK saja yang menikmati (hasil korupsi) ini. Mungkin tidak,” kata mantan polisi tersebut.

Untuk itu, kata dia, KPK tidak bisa terburu-buru menetapkan pihak lain sebagai tersangka. Dibutuhkan ketelitian untuk mencari dua alat bukti keterlibatan pihak-pihak lain.

“Sabar dulu karena harus benar-benar teliti satu persatu, kemana arahnya untuk tindakan hukum,” ujarnya.

Wakil Ketua KPK lainnya, Laode M Syarif menyatakan, kasus e-KTP merupakan salah satu kasus yang menjadi fokus KPK saat ini. Meski demikian, dengan kerumitan yang dimiliki, Syarif pesimistis kasus ini akan tuntas sebelum akhir tahun.

“Ini intensif setelah jaman kami ini.masih perlu waktu, saya pastikan e-KTP tidak bisa selesai tahun ini,” kata Syarif.

Namun, Syaruf berjanji KPK akan menjerat pihak-pihak yang terlibat. Dia menegaskan pihaknya akan memeriksa seluruh pihak yang dianggap mengetahui proyek yang menelan anggaran hingga Rp 5,9 triliun tersebut.

“Semua orang yang dianggap penyidik mengetahui dari proses sampai eksekusi past dimintai keterangan oleh KPK,” pungkasnya. (Fajar/jpg)

loading...
Click to comment
To Top