Wow, Pernikahan Supermewah Guncang Dunia, Bangun 15 Helipad untuk Tamu Undangan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Internasional

Wow, Pernikahan Supermewah Guncang Dunia, Bangun 15 Helipad untuk Tamu Undangan

FAJAR.CO.ID, INDIA – Pernikahan supermewah dengan biaya selangit mungkin sudah biasa dihelat. Tetapi, saat pernikahan mewah itu digelar di India, beritanya bisa sampai keseluruh dunia. Pasalnya, sebagian besar rakyat India masih berada di bawah garis kemiskinan.

Namun, G Janardhana Reddy bukan orang miskin. Mantan menteri yang kemudian menjadi juragan tambang itu kaya banget. Karenanya, ketika putrinya yang cantik, Brahmani, meminta menikah dengan kekasihnya Rajeev Reddy, Reddy langsung all-out. Hasilnya, tamu terkesima, India terguncang, dan beritanya pun menyebar ke seluruh dunia.

Berlangsung di Karnataka selama lima hari, pernikahan itu diperkirakan menghabiskan dana setidaknya INR 5 miliar (setara Rp 985 miliar). Fantastis. Sebenarnya wajar bila pernikahan itu menghabiskan banyak biaya.

Untuk kain sari mempelai perempuan saja, sang bapak harus merogoh kocek sebesar Rp 33,5 miliar! Itu belum termasuk perhiasan yang dikenakan mempelai. Nilainya mencapai Rp 177 miliar!

Hiburan yang disajikan juga tidak biasa. Selain mengundang artis-artis Bollywood, mereka juga mendatangkan penari samba langsung dari Brazil. Persiapan untuk pesta pun berlangsung berbulan-bulan.

Undangannya banyak. Lebih dari lima ribu tamu datang ke pesta tersebut. Disebutkan kalau mereka menyediakan dua ribu taksi untuk undangan dan membangun 15 helipad demi acara tersebut. Alhasil, pesta hura-hura itu pun jadi sorotan di India.

Terutama, setelah pemerintah memutuskan untuk menarik uang pecahan kecil yang disebut sebagai usaha memberantas korupsi. ”Saya sudah melakukan pembayaran untuk pernikahan ini enam bulan yang lalu. Jauh sebelum keputusan pemerintah,” kata Reddy seperti dilansir dari BBC.

Reddy juga mengklaim kalau sebagian biaya pernikahan diperoleh dari hasil menggadaikan propertinya ke pihak bank. Tetapi tetap saja, pernikahan itu jadi kontroversial di India. Mereka menilai apa yang dilakukan keluarga itu tidak layak di tengah kondisi rakyat yang sengsara. (Fajar/JPG)

loading...
Click to comment
To Top