Dicari! Wakil Ketua DPRD, Umur Paruh Baya, dan Menghilang Saat Ditangkap. Kasusnya Korupsi Berjamaah – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Dicari! Wakil Ketua DPRD, Umur Paruh Baya, dan Menghilang Saat Ditangkap. Kasusnya Korupsi Berjamaah

dodi

FAJAr.CO.ID, BONTANG  – Satu per satu terdakwa kasus korupsi berjamaah yang menyeret 25 anggota DPRD periode 2000-2004 mulai dieksekusi Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang. Teranyar, Asriansyah resmi menjadi tahanan sejak 11 November 2016 lalu.

Putusan hukumannya telah dijatuhkan dalam sidang yang digelar September lalu, bersama 3 terdakwa lainnya, Muhammad Nurdin, Yohanes Marudara, dan Dodi Rondonuwu. Dua diantaranya lebih dulu telah menyerahkan diri ke Kejari Bontang. Muhammad Nurdin pada 11 Oktober, disusul Yohanes Marudara, 18 Oktober.

Semestinya, Dodi pun sudah harus menjalani masa tahanannya. “Dodi sudah didatangi rumahnya tetapi yang bersangkutan tidak ada. Saat ini masih dilakukan upaya pencarian,” terang Kasipidsus Kejari Bontang Novita Elisabet Morong.

Sebelumnya, Surat Penetapan Penahanan dari Pengadilan Tinggi (PT) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Samarinda mengeluarkan Penetapan bernomor 90/Pen.Pid.Tpk/2016/PT. SMR Perihal penetapan Penahanan Terdakwa Dodi Rondonuwu.

Didalamnya diperintahkan untuk melakukan penahanan atas terdakwa Dodi Rondonuwu dalam rumah tahanan negara di Bontang paling lama 30 hari. Pengadilan Negeri (PN) Klas II Bontang menjatuhkan hukuman pidana kurungan penjara 1 tahun 2 bulan kepadanya.

Dodi Rondonuwu, Yohanes Marudara, M Nurdin, dan Asriansyah didakwa merugikan keuangan negara rata-rata lebih dari Rp 200 juta. Kerugian negara itu timbul dari pembelian inventaris kantor, biaya pendidikan/peningkatan SDM, biaya sewa rumah, biaya perjalanan dinas, dan biaya asuransi jiwa.

Korupsi berjamaah mantan anggota DPRD Bontang periode 2000-2004 ini telah merugikan uang negara sebesar Rp 6,6 miliar. Dimana dana pos anggaran tersebut meliputi pos asuransi jiwa Rp 1.977.300.000, perjalanan dinas Rp 89.439.200, biaya pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Rp 751.110.000 serta biaya sewa rumah anggota DPRD Rp 3.405.800.000. (rm-2/nin/KPG)

loading...
Click to comment
To Top