Istri Gubernur Kepri: Meski Saya WN Singapura, Hati Saya Tetap Indonesia – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Daerah

Istri Gubernur Kepri: Meski Saya WN Singapura, Hati Saya Tetap Indonesia

gubernur-kepri-nurdin-basirun

FAJAR.CO.ID, KEPRI – Status kewarganegaraan Noorlizah Nurdin, istri Gubernur Kepri Nurdin Basirun, masih menjadi perbincangan yang hangat. Nah, karena masih menyandang status warga negara Singapura, Noorlizah dikabarkan tak bisa dilantik menjadi Ketua PKK Kepulauan Riau. Padahal secara eksovisio jabatan tersebut biasanya langsung melekat kepada istri Gubernur sebagai seorang kepala daerah.

Persoalan kewarganegaraan itu juga yang dinilai akan menghambat ruang gerak Noorlizah Nurdin untuk membantu suaminya dalam melakukan pembangunan di Provinsi Kepri.  Selain itu, kekhawatiran lainnya adalah bocornya rahasia negara yang dipegang Nurdin Basirun. 

Namun semua terkait hal itu ditanggapi santai oleh istri Noorlizah. “Terkait kewarganegaraan merupakan hak asasi saya untuk memilih. Insya Allah, mungkin nanti akan saye pertimbangkan,” ujar Noorlizah di Hotel CK, Tanjungpinang beberapa waktu lalu seperti diberitakan batampos (Jawa Pos Group).

Di Provinsi Kepri, jabatan tersebut masih disandang Aisyah Sani yang merupakan istri mendiang Mantan Gubernur Kepri, Muhammad Sani. Noorlizah menegaskan, meskipun dirinya berstatus sebagai Warga Negara Singpura. Tetapi hati, jiwa dan raganya tetap cita rasa Indonesia. 

Apalagi jika merujuk pada garis keturunannya. Noorlizah mengaku berasal dari Moro, Karimun. Berangkat dari hal tersebutlah, ia tidak mempersoalkan status kewarganegaraanya.  “Meskipun saya WN Singapura tetapi hati, jiwa dan raga saya adalah Indonesia,” tegas Noorlizah. (Fajar/jpg/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top