LSI: Elektabilitas Anjlok, Ahok-Djarot akan Tersingkir di Putaran Pertama – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Pilkada

LSI: Elektabilitas Anjlok, Ahok-Djarot akan Tersingkir di Putaran Pertama

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Pasca ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama, Elektabilitas pasangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat mengalami kemerosotan tajam. Bahkan elektabilitas petahana ini, kini tinggal 10,6 persen.

Hal ini diungkapkan oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Ardian Sopa saat merilis survei terbaru di Kantor LSI, Jalan Pemuda 70 Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (18/11)

“Elektabilitas pasangan nomor ururt dua Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni yang sebelumya hanya sebesar 20,9 persen melonjak menjadi 30,9 persen pasca Ahok tersangka (jika pertanyaan terbuka), dan 32,30 persen (jika pertanyaan tertutup jika Ahok tersangka)” Papar Ardian.

Sementara Elektabilitas pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Lanjutnya, sebelum Ahok tersangka hanya memiliki elektabilitas sebesar 20,00 persen melonjak menjadi 31.90 persen dalam pertanyaan terbuka dan 31,10 dalam pertanyaan tertutup.

Dengan keadaan seperti ini, menurut Ardian, pasangan Ahok-Djarot berpotensi tersingkir bahkan kalah di pemilihan putaran pertama. Pasalnya, Ahok-Djarot berada di urutan buncit di antara dua pasangan lainnya, dengan selisih tertinggal sekitar 20 persen.

Survei dilakukan pada tanggal 31 Oktober hingga 5 November 2016 di Jakarta. Survei dilakukan secara tatap muka terhadap 440 responden. Responden dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling. Margin of error survei ini plus minus 4,8 persen. Survei ini dibiayai dengan dana sendiri, dan dilengkapi pula dengan kualitatif riset (FDG/focus group discussion, media analisis, dan in depth interview).

“Saat survei itu dilakukan Ahok memang belum menyandang status tersangka, namun responden telah ditanya perihal dukungan jika Ahok menjadi tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama,” pungkasnya. (rmol/fajar)

To Top