Mesjid Dirusak, Warga Tarakan tidak Terprovokasi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Mesjid Dirusak, Warga Tarakan tidak Terprovokasi

TINJAU KERUSAKAN: Ketua FKUB Tarakan KH. Zainuddin Dalila melihat langsung kerusakan fasilitas di masjid Baiturrahim pagi kemarin (15/11). Kerusakan ini terjadi sejak kemarin dini hari, yang disebabkan oleh oknum tak bertanggung jawab. HENDI SURYADI/RADAR TARAKAN

TINJAU KERUSAKAN: Ketua FKUB Tarakan KH. Zainuddin Dalila melihat langsung kerusakan fasilitas di masjid Baiturrahim pagi kemarin (15/11). Kerusakan ini terjadi sejak kemarin dini hari, yang disebabkan oleh oknum tak bertanggung jawab. HENDI SURYADI/RADAR TARAKAN

FAJAR.CO.ID, TARAKAN – Perusakan terhadap tempat ibadah terjadi di Kota Tarakan kemarin (15/11). Kali ini menimpa masjid Baiturrahim, yang berada di RT 06 Kelurahan Gunung Lingkas, Kecamatan Tarakan Timur, tepatnya di samping SPBU di wilayah ini.

Beberapa fasilitas yang dirusak yakni satu kran air untuk berwudhu, saklar lampu on/off, dan sebanyak 15 buah stop kontak kipas angin, serta kabel-kabel listrik sudah dalam kedaaan berantakan di lantai. Diketahui pelaku merupakan sosok pria dengan perawakan tubuh kecil.

Diungkapkan Dairman, salah seorang saksi mata mengatakan, sekira pukul 00.00 Wita pada Selasa dini hari kemarin, ia melihat seorang pria tak dikenal yang tiba-tiba keluar dari masjid Baiturrahim, dengan kondisi  masjid sudah dalam keadaan gelap gulita. “Saya sempat tanyakan dia habis ngapain di dalam masjid. Orang itu bilang tidak ada apa-apa, tapi langsung lari ke arah Bukit Cinta tanpa menggunakan kendaraan sama sekali,” ungkap Dairman.

Karena merasa curiga, Dairman kemudian masuk ke dalam masjid untuk memastikan tak terjadi apa-apa. Namun ia langsung kaget saat mengetahui beberapa fasilitas masjid ini rusak. “Laki-laki yang sempat saya temui itu memiliki perawakan tubuh kecil, potongan rambut lurus dan pendek, serta menggenakan kemeja kotak-kotak dengan lengan pendek,” jelasnya.

Dijelaskan Syamsi pula, kejadian perusakan masjid di Kota Tarakan ini bukan yang pertama kalinya terjadi. Sebelumnya pada 25 November tahun lalu, masjid Al-Ikhlas yang berada di Jalan Diponegoro, Kelurahan Sebengkok, juga pernah menjadi korban atas pelaku perusakan. “Pelaku perusakan itu sudah diamankan pihak kepolisian. Diketahui pelaku ini mengalami gangguan jiwa,” jelasnya.

Syamsi pun berharap masyarakat di Tarakan tetap kondusif, dan juga berharap ikut mendoakan korban yang mengalami peristiwa pelemparan bom di Samarinda, serta tidak membuat argumen yang salah dan dapat memperkeruh suasana kondusif di kota ini. “Kita berdoa terhadap korban serta tetap bersatu dengan pemuka-pemuka agama,” ungkapnya.

Kepada Radar Tarakan, Rahmat, salah satu pengurus masjid Baiturrahim mengatakan, dua bulan lalu masjid ini sempat mengalami pencurian tiga buah kotak amal, yang tersimpan di dalam masjid dengan keadaan tergembok. “Kotak amal itu tegembok dan lengket di tembok masjid. Jadi kalau ada yang mau ambil agak sulit, tapi ini kok bisa maling buka,” kata Rahmat.

Lantas, apakah perusakan fasilitas masjid Baiturrahim ini ada keterkaitannya dengan hialangnya isi kotak amal? Rahmat menuturkan bisa saja terkait. “Karena kejadian dua bulan lalu, kami dari pengurus masjid bersepakat untuk mengambil semua isi kotak amal setelah ada para jamaah yang menyumbang, sehingga tidak ada yang ditinggalkan usai kegiatan salat,” katanya. “Mungkin saja, saat pelaku ini mencoba mencari uang di kotak amal, ia tidak menemukan ada uang di dalamnya. Kemungkinan karena kecewa ia kemudian melampiaskan emosinya dengan merusak fasilitas masjid,” bebernya. (eru/ash)

loading...
Click to comment
To Top