Pemerintah Resmi Sahkan UMK 2017 – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ekonomi & Bisnis

Pemerintah Resmi Sahkan UMK 2017

2016-07-23-RGM-ilustrasi-uang

FAJAR.CO.ID, BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi resmi menetapkan Upah Minimum Kota (UMK) 2017. Besarannya menjadi Rp 3,6 juta atau mengalami kenaikan sekitar delapan persen.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, kesepatan UMK merupakan hasil rekomendasi dari Dewan Pengupahan Kota (Depeko) Kota Bekasi yang telah melakukan rapat, Selasa (15/11) lalu.

“Dewan Pengupahan Kota Bekasi telah merekomendasikan UMK 2017 sebesar Rp 3.601.650. Itu merupakan hasil repat yang telah mereka lakukan ada 15 November 2016 lalu. Hari ini sudah saya tanda tangani,” kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Bekasi, Kamis (17/11).

Kenaikan tersebut, ungkapnya, sudah didasari atas beberapa pertimbangan sesuai aturan yang berlaku, di antaranya Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, dan berdasarkan komponen Kebutuhan Hidup Layak serta kondisi inflasi di Kota Bekasi.

“Pada Pasal 89 ayat 3 UU ketenagakerjaan mensyaratkan bahwa, UMK ditetapkan oleh Gubernur Jawa Barat dengan memperhatikan rekomendasi dari Dewan Pengupahan atau wali kota dan bupati,” terang Rahmat Effendi.

Dengan ditandatanganinya surat rekomendasi bernomor 560/8268-Disnaker itu, pihaknya mengimbau seluruh pihak untuk mengimplementasikannya dan menjalankan aturan itu dengan sebaik-baiknya.

“Dewan Pengupahan ini terdiri atas perwakilan sejumlah unsur terkait, di antaranya pemerintah, akademisi, pengusaha, serikat pekerja dan lainnya,” katanya.

Dukungan senada juga disampaikan oleh Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Bekasi, Purnomo Narmiadi. Menurutnya, kenaikan UMK yang telah ditetapkan sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Ada ketentuan dari pemerintah pusat, kenaikan UMK tidak melebihi dari 8,25 persen. Kami juga mengacu ketentuan yang diatur pemerintah itu. Jadi, kenaikan UMK tidak melebihi dari angka 8,25 persen,” kata Purnomo.

Seperti diketahui, terangnya, pertumbuhan ekonomi Kota Bekasi 2016 mencapai 5,18 persen sedangkan inflasi 3,70 persen. Bila diakumulasi menjadi 8,88 persen.

Kemudian, lanjut dia, jika dihitung berdasarkan UMK 2016 Kota Bekasi Rp 3.327.160, dengan kenaikan 8,25 persen, maka pada tahun depan UMK akan menjadi Rp 3.601.650 per bulan.

Dengan demikian, ada kenaikan Rp 274.490 per bulan. “Kenaikan upah hampir 10 persen bagi perusahaan, sudah sangat bagus. Kami dari perwakilan pengusaha di Kota Bekasi ikut menyetujui kenaikan UMK 2017 tersebut,” ungkapnya. (Fajar/rmol/JPG)

loading...
Click to comment
To Top