Ada Perkembangan Signifikan dari Hasil Pemeriksaan Buni Yani – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Jabodetabek

Ada Perkembangan Signifikan dari Hasil Pemeriksaan Buni Yani

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kasus pelaporan terhadap Buni Yani kini masih bergulir di Polda Metro Jaya. Dia disebut sebagai biang atas dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena mengunggah video di media sosial.

Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan menerangkan, pihaknya telah berkomunikasi dengan penyidik yang menangani perkara Buni Yani. 

Menurut dia, kasus ini bakal ada perkembangan besar.

“Sedang proses. Tadi malam saya bicara dengan penyidiknya, saya tanyakan, sampai mana prosesnya,” kata dia di Polda Metro Jaya, Sabtu (19/11).

Dia memastikan, ada kemajuan di kasus yang sedang ditangani anak buahnya itu. “Insya Allah, dalam minggu ini ada perkembangan yang signifikan,” sambung dia.

Diketahui, ‎penasihat hukum Buni Yani, Aldwin Rahardian mengatakan, penetapan status tersangka Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama, dapat menggugurkan pelaporan kliennya di Mapolda Metro Jaya.

Buni dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh relawan pendukung Ahok, Kotak Badja. Buni dianggap sengaja menyunting rekaman video 

Ahok tentang petikan surat Al-Maidah ayat 51, sehingga diartikan sebagai penghinaan terhadap Islam.

“Buni sebagai terlapor itu sudah tak langsung ketika Pak Ahokposisi sebagai tersangka, maka terbantahkan apa yang dituduhkan Pak Buni,” ujar Aldwin kepada wartawan, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (18/11).

Dia menjelaskan, Ahok telah terbukti melakukan tindak pidana penistaan agama. 

Sementara, Buni Yani hanya mengajak netizen berdiskusi dan menyatakan penistaan agama dalam tanda tanya, dan hanya membuat caption dan bukan mentranskip. 

Juga tidak memotong dan tidak mengubah video.

“Buni melakukan dan menambahkan caption, intisari, dan pendapat pribadi. Jadi, jelas nih clear. Jadi jangan sampai ada lagi di media sosial, portal berita online itu menyatakan Pak Buni salah transkip. Bukan, itu bukan transkrip. Buni tidak pernah menuliskan video di atas ini adalah transkip Ahok,” tegas Aldwin. (Fajar/JPG)

To Top