KPK Telusuri Aset-aset Gubernur Sultra Nur Alam – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

KPK Telusuri Aset-aset Gubernur Sultra Nur Alam

nur-alam1

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami asal-usul harta kekayaan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Nur Alam. 

Bahkan, komisi antirasuah tak segan menjerat Nur Alam dengan sangkaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) jika terdapat harta yang diperoleh dari tindak pidana korupsi.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, penyidik masih menyelidiki aset-aset Nur Alam. Termasuk, mendalami keseimbangan besaran penghasilannya serta berapa proyek-proyek yang dilakukannya.

“Kita kan selama ini kalau kita temukan ada ketidaksesuaian penghasilan dengan profilnya, pasti akan kita gali. Seperti tadi itu, asetnya banyak banget. Maka akan digali dulu, penghasilannya berapa, proyek darimana,” kata Alexander saat dikonfirmasi, Sabtu (19/11).

Namun, Alex enggan mengungkap secara gamblang soal penelusuran harta mantan politikus PAN itu. Termasuk, soal harta-harta Nur Alam yang diduga berasal dari rasuah. “Itu kewenangan penyidik. Kita belum terinformasikan,” ujar Alex.

Gubernur Sultra dua periode itu tersandung kasus korupsi dalam persetujuan izin usaha pertambangan (IUP) di Sultra pada tahun 2009-2014. 

Nur Alam diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum dan menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi. 

Dia disinyalir mengeluarkan SK persetujuan pencadangan wilayah pertambangan, persetujuan IUP eksplorasi dan SK persetujuan peningkatan izin usaha pertambangan eksplorasi menjadi IUP operasi produksi kepada PT Anugrah Harisma Barakah (AHB), yang berada di Kabupten Buton dan Bombana.

Disinyalir Nur Alam menerima fee kick back (imbal balik) dari izin yang dikeluarkannya itu. Disebut-sebut, uang dugaan korupsi yang dilakukan oleh Nur Alam mengalir ke banyak pihak. Belakangan, sejumlah artis disebut-sebut turut menerima uang panas dari Nur Alam.

“Semua info terkait perkara, kalau info itu relevan akan digali,” ujar Alex.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, jika ditemukan dua alat bukti, pihaknya tak segan menjerat Nur Alam dengan sangkaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Ketika dia tidak bisa mempertanggungjawabkan itu (asal harta, Red) dan kita punya bukti-bukti lain, setelah kita yakin ada bukti-bukti lain, yakin bahwa itu adalah hasil dari korupsi, lalu kita sita,” pungkasnya. (Fajar/jpg)

loading...
Click to comment
To Top