Muncul Seruan Polisikan Ahok Disetiap Daerah, Begini Bunyinya… – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Muncul Seruan Polisikan Ahok Disetiap Daerah, Begini Bunyinya…

ahok

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Setelah ditetapkan menjadi tersangka kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali dilaporkan ke polisi. Ahok kembali dipolisikan lantaran menebar fitnah dengan menyebut peserta demo 4 November 2016 yang diperkirakan berjumlah 2 juta orang, dibayar Rp 500 ribu per orang.

Gara-gara tudingan tersebut, Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) melaporkan Ahok ke Bareskrim Mabes Polri. Ahok diduga melakukan fitnah dan pencemaran nama baik sebagaimana diatur dalam Pasal 310 dan 311 KUHP.

Selain ACTA, muncul seruan agar peserta Aksi 411 lainnya yang merasa difitnah juga bisa melaporkan Ahok ke polisi di setiap daerah. Caranya tak mesti ke Bareskrim, cukup ke kantor Kepolisian terdekat.

Lebih detailnya, begini langkah-langkah simpel melaporkan Ahok seperti tertera dalam seruan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI).

Bantu sebarkan !!!!

Apakah Bapak/Ibu/Sdr./I ikut aksi 4 November 2016 lalu..?

Apakah Bapak/Ibu/Sdr./I dibayar untuk ikut aksi tersebut…?

Ketika ada orang yang mengatakan bahwa Bapak/Ibu/Sdr./I dibayar untuk mengikuti aksi tersebut, apakah Bapak/Ibu/Sdr./I merasa dirugikan, difitnah…?

Berikut fitnah yang telah dikemukakan oleh Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok pada sebuah wawancara pada televisi ABC Australia:

1) https://www.youtube.com/watch?v=T3anbMc1I-I&feature=youtu.be

2) http://www.rakyatmerdeka.tv/view/2016/11/17/1558/Pernyataan-Ahok-Pada-Media-Asing-Bahwa-Massa-Aksi-Dibayar-500-Ribu-

Apabila Bapak/Ibu/Sdr./I merasa dirugikan dan difitnah tanpa dasar oleh orang yang mengatakan tersebut, Bapak/Ibu/Sdr./I dapat melaporkan hal tersebut ke kantor kepolisian terdekat (Polsek, Polres, Polda atau Mabes Polri)

Tata cara pelaporan:

  1. Datang ke Kantor Polisi terdekat (Polsek, Polres, Polda atau Mabes Polri);
  2. Langsung menuju ke ruang SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu);
  3. Menjelaskan alasan pelaporan:
  4. Adanya dugaan fitnah dan pencemaran nama baik;
  5. Terlapor Basuki Tjahaja Purnama;
  6. Waktu dan tempat kejadian: pada saat Bapak/Ibu/Sdr./I melihat link berita di atas;
  7. Uraian kejadian: telah terjadi dugaan tindak pidana Penghinaan sebagaimana diatur dalam Pasal 310 dan atau 311 KUHP yang dilakukan oleh Ahok saat wawancara oleh Media Australia ABC (Australian Broadcasting Corporation), Rabu (16/11/2016), dengan mengatakan bahwa PESERTA AKSI BELA ISLAM II, tanggal 4 November 2016 di bayar sebesar Rp.500.000 (lima ratus ribu rupiah); Senyatanya saya sama sekali tidak menerima uang, bahkan saya mengeluarkan uang. Oleh karenanya saya merasa dirugikan berupa fitnah dan pencemaran nama baik saya.
  8. Alamat Terlapor: Pantai Mutiara No 39, Blok Y, Pluit, Jakarta Utara.

Bukti yang harus Bapak/Ibu/Sdr/I persiapkan:

  1. Foto/tiket/karcis/ yang menandakan Bapak/Ibu/Sdr./I mengikuti aksi 411;
  2. Print out berita media (buka link berita di atas dan print) dan atau salin rekaman youtube di atas ke dalam bentuk CD.

Catatan:
1. Jangan pulang tanpa membawa Surat Tanda Bukti Lapor dari Polisi;

  1. Foto bukti laporan tersebut, upload di sosial media (Facebook, Twitter, dll) yang Bapak/Ibu/Sdr./I miliki…

Ayo kita bersama-sama menuntut keadilan, menegakkan hukum dan kebenaran….

-Salam Perjuangan-
Tim Advokasi GNPF-MUI
Advocacy Center

Ahok sendiri mengaku tidak menuduh. Dia hanya mengutip pemberitaan media soal adanya pendemo yang menerima Rp 500 ribu per orang tersebut.

“Saya enggak bilang menuduh kok. Saya kan bilang Inggris-nya, saya sampaikan kamu baca saja berita-berita yang ada. Itu saja. Makanya, saya ngomong apa saja juga dipelintir, he-he,” ucap Ahok di Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (18/11). (Fajar/rmol/pojoksatu)

loading...
Click to comment
To Top