PARAH! Tak Tahan Habis Nonton Film Panas, Buruh Bangunan Nekat Permak Siswi SD – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

PARAH! Tak Tahan Habis Nonton Film Panas, Buruh Bangunan Nekat Permak Siswi SD

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Kasus pencabulan anak di bawah umur tak ada henti-heentinya. Kini pelakunya berinisial SL, warga Gang Rakyat, Kelurahan Damai, Balikpapan Tengah. Dia tega mencabuli AN (11) yang masih duduk di bangku kelas IV SD.

Dikutip dari Kaltim Pos Sabtu (19/11) , perilaku bejat itu dilakukan SL pada Kamis (17/11). Saat itu, pria 37 tahun yang tinggal di RT 36 ini, tengah asyik berkumpul bersama keluarga di rumahnya. Tiba-tiba, AN datang ke rumah SL.

“Sering dia (AN) datang ke rumah saya,” kata SL saat ditemui media ini di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Balikpapan.

Melihat kemolekan tubuh AN, niat buruk SL muncul. Melihat keadaan sekitar aman, SL pun mengajak AN masuk ke kamar.

Di kamarnya itu, pria berusia 37 tahun itu melancarkan aksi tak senonohnya. Namun, aksinya tak berlangsung lama. AN meminta uang Rp 3 ribu kepada SL untuk membeli bakso. SL pun memenuhi permintaan AN.

Setelah menenerima duit dari SL, AN segera meninggalkan kamar SL. “Kalau dia ke rumah, dia pasti minta uang untuk beli bakso. Kalau pas lagi ada uang, saya pasti kasih,” kata pria yang kesehariannya bekerja sebagai buruh bangunan itu.

SL kaget ketika pukul 01.00 Wita, dini hari, dia dijemput oleh tim Polres Balikpapan. Dia ditangkap akibat perbuatannya.

“Kaget aja. Tiba-tiba ada polisi datang ke rumah dan saya langsung dibawa ke sini (Mapolres Balikpapan),” ucapnya.

Kepada media ini, dia mengaku tega mencabuli SL lantaran sering menonton film porno. Selain itu, dia sering berkunjung ke lokalisasi Manggar Sari, Balikpapan Timur.

“Baru sekali itu saja saya melakukan cabul. Itupun cuma pada dia saja,” akunya.

Mengenai kondisi AN saat ini, Paur Subbag Humas Polres Balikpapan Iptu Suharto menjelaskan, kondisi AN dalam keadaan baik. AN masih menjalankan rutinitas kesahariannya bersekolah. Namun, ada luka kecil di bagian kemaluan.

“Apakah benar luka itu akibat perbuatan tersangka? Kami juga masih memeriksa korban,” pungkasnya. (fajar/JPG)

loading...
Click to comment
To Top