Angka Pembuatan Akta Lahiran Melonjak Tinggi, Ternyata Ini Penyebabnya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Angka Pembuatan Akta Lahiran Melonjak Tinggi, Ternyata Ini Penyebabnya

Akte Kelahiran

FAJAR.CO.ID CIREBON – Antusiasme masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera membuat akta lahir makin tinggi. Jumlahnya melonjak signifikan.

Tingginya angka itu menyusul diterbitkannya Perbup tentang Pembebasan Biaya Sanksi Kependudukan atau Denda Pembuatan Akta Lahir.

“Ya Alhamdulillah, warga sangat antusias dan banyak sekali yang buat akta lahir. Bahkan kami juga terkadang keteteran,” jelas Kabid Pencatatan Sipil Disdukcapil Kabupaten Cirebon, Yadi Wikarsa, Jumat (18/11).

Menurut Yadi, persentase warga yang sudah membuat akta lahir sangat tinggi.

Kalau digabung dengan data non Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), kini di atas 80 persen yang sudah memiliki akta lahir.

Itu membuktikan, kalau respons masyarakat atas perbup menjadi sangat positif.

“Respons masyarakat sangat bagus. Bahkan masyarakat banyak aktif menanyakan tentang akta lahir pasca ada perbup tersebut. Kendati demikian, kita juga tetap terus melakukan sosialisasi perbup tersebut,” ujar Yadi.

Dia membeberkan, perbedaan sebelum dan setelah perbup keluar. Kalau sebelum ada perbup, biasanya satu bulan antara 1 atau 2 persen warga yang buat akta lahir.

Sementara saat ini, dalam dua bulan sudah 10 persen lebih kenaikkannya. Bahkan sudah 15 persen.

Yadi mengungkapkan, dalam waktu dekat pihaknya akan bekerjasama dengan para bidan untuk bisa membuat akta lahir secara online.

“Mau ada bimtek untuk para bidan. Sekarangkan tempat melahirkan banyak di bidan, dokter ataupun rumah sakit,” katanya.

Mereka akan diberikan pelatihan untuk bisa langsung entri ke data anak yang nanti lahir di situ.

Nanti dibuatkan akta lahir di situ. Jadi, data ke dinas sudah masuk data online.

“Kalau sekarang kan sistemnya sama manual, jadi mereka datang ke sini bawa berkas. Kalau nanti mah nggak, mereka punya PC sendiri, diberikan hak untuk akses dan bisa login ke data online,” katanya.

Menurut Yadi, tidak hanya bidan saja yang diberikan akses online pembuatan akta lahir, namun pemdes juga.

“Nanti tidak hanya bidan, desa juga akan kita berikan kewenangan akses buat akta lahir secara online. Sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke Disdukcapil, cukup ke desa ataupun bidan yang menolong persalinan,” imbuhnya. (Fajar/Jpn)

loading...
Click to comment
To Top