Biar Aman dari HIV/AIDS, Penunggu Warung Jablai Juga Kena Tes Darah – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Biar Aman dari HIV/AIDS, Penunggu Warung Jablai Juga Kena Tes Darah

FAJAR.CO.ID, BANJARBARU – Untuk mencegah dan mengantisipasi dugaan penyebaran virus AIDS di Kota Banjarbaru, KPA (Komisi Penanggulangan AIDS) Banjarbaru dan PKBI (Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia) melakukan sosialisasi sekaligus tes darah kepada berbagai elemen masyarakat di Kantor Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Liang Anggang, Kemarin (18/11).

Untuk tes HIV ini, KPA telah mengundang 20 warga yang terdiri dari berbagai profesi, termasuk di antaranya adalah penunggu warung jablay.

“Kami mengundang masyarakat, ada buruh bangunan, sopir truk, penunggu warung jablay, pokoknya macam-macam. Rata-rata mereka terpaksa jauh dari istri dan rumah karena alasan pekerjaan. Sebenarnya ada 25 orang yang diundang, tapi hanya 20 orang yang datang, ” jelas Sekretaris KPA Kota Banjarbaru, Edi Sampana kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Untuk menjaga kerahasiaan hasil tes, menurut Edi, pihaknya akan mengabarkan via ponsel. “Jika negatif, syukurlah. Tapi jika positif, KPA akan segera mendatangi si penderita untuk perawatan intensif. Obatnya sudah digratiskan pemerintah, tapi harus diminum seumur hidup,” tukasnya.

Dijelaskan, sepanjang tahun 2016, kegiatan ini merupakan sosialisasi dan tes HIV yang kelima digelar KPA Banjarbaru. Sasarannya, dari penunggu warung remang-remang sampai LSL (Lelaki Suka Lelaki).

Edi mengatakan pula, ke-20 lelaki itu dipilih karena bekerja di lingkungan yang rentan dengan penyebaran virus mematikan tersebut. Semua peserta diketahui bekerja di kawasan Landasan Ulin.

Sementara itu, salah satu warga yang diundang, Ilmi, 52 tahun tampak meringis ketika ujung telunjuknya ditusuk jarum petugas saat menjalani tes di kantor Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Liang Anggang.

Namun, Ilmi rupanya tak asing dengan pengambilan sampel darah tersebut. “Saya pernah membantu Dinas Kesehatan, mengajak kawan-kawan PSK (Pekerja Seks Komersial) di pal 18 ikut tes HIV. Tapi sekarang giliran saya yang dites,” ujarnya.

Ia mengikuti tes HIV bersama 19 lelaki lainnya. Sebelum tes HIV, mereka menyimak sosialisasi dari KPA (Komisi Penanggulangan AIDS) Banjarbaru dan PKBI (Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia).

Dalam kesempatan itu, mereka mendapat paparan tentang HIV-AIDS, teknik memasang dan melepas kondom, sampai pemutaran foto-foto menyeramkan dari contoh penderita penyakit kelamin. “Kalau soal HIV, sedikit banyak sudah mengerti,” imbuh bapak dua anak tersebut. (fud/tia)

loading...
Click to comment
To Top