Nenek 75 Tahun Stress di PHP sama Duda Muda, eh Ngadu ke Polisi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Nenek 75 Tahun Stress di PHP sama Duda Muda, eh Ngadu ke Polisi

Kisah Istri Ceraikan Suami Seorang Dokter Demi Kembali Berhubungan dengan Komunitas Lesbinya…

FAJAR.CO.ID SURABAYA – Cinta ternyata tidak pernah memandang umur. Banyak orang juga bilang cinta membutakan.

Kalimat di atas sangat sesuai dengan apa yang dialami nenek Satuna, 75,  yang terbuai janji manis duda muda Aditya Juhari.

Karena cinta, Satuna  bersedia meminjamkan uang, karena pria 44 tahun itu berjanji menikahinya.

Padahal, itu hanya modus Aditya untuk menguras harta Satuna.

Aditya, yang sudah memacari Satuna beberapa bulan, membawa lari 25 gram emas milik korban.

Karena merasa tertipu, akhirnya Satuna melapor ke Polsek Mulyorejo.

Unit reskrim polsek yang dipimpin Kompol Bagus Dwi Rusiawan berhasil menangkap Aditya di sekitar pangkalan taksi di Jalan Sutorejo pada Jumat (18/11).

Kepada polisi, Aditya mengaku tidak pernah memiliki niat untuk menikahi Satuna.

Selain umur mereka terpaut jauh, dia sebenarnya tidak memiliki rasa cinta sedikit pun terhadap Satuna.

“Saya cuma berniat ambil uangnya,” katanya di Mapolsek Mulyorejo kemarin (19/11).

Pelaku yang seorang duda mengaku hanya memanfaatkan Satuna untuk menyambung hidup.

Tidak ada keinginan untuk menguras seluruh kekayaan korban.

Namun, setelah berhubungan selama empat bulan, Satuna ternyata semakin royal.

“Sekalian saja saya iseng pinjam uang, ternyata diberi. Tapi, ya saya bilang janji nikahi dia kalau dipinjami dalam jumlah yang besar,” katanya.

Saat itu Aditya berdalih uang pinjaman dari Satuna akan digunakan untuk membayar sertifikat rumah di Bandung.

Dari melarikan harta Satuna, Aditya bisa mengumpulkan uang Rp 35 juta.

Duit itu dia gunakan untuk memenuhi segala kebutuhan. Termasuk bersenang-senang ke diskotek.

Nah, karena merasa telah memberikan hartanya, Satuna lantas menagih janji Aditya.

Namun, tidak ada jawaban sama sekali. Bahkan, Aditya tidak pernah terlihat lagi di tempat kosnya.

Pelaku mengaku sempat berpindah-pindah. Mulai Bekasi, Malang, hingga Gresik.

“Modusnya, pelaku berjanji menikahi kalau korban memberi pinjaman uang. Sejauh ini masih Rp 35 juta yang dilaporkan, tapi kemungkinan bisa bertambah,” kata Kanitreskrim Polsek Mulyorejo AKP M. Yasin. (Fajar/Jpn)

loading...
Click to comment
To Top