Ribuan Kader TMP Bersama Warga Semarang Gelar Kirab Budaya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Ribuan Kader TMP Bersama Warga Semarang Gelar Kirab Budaya

FAJAR.CO.ID SEMARANG – Setelah sukses menggelar kirab budaya dan jalan sehat dengan tema “Pancasila Rumah Kita,” Taruna Merah Putih (TMP) kembali menggelar Kirab Budaya dan Jalan Sehat di Semarang, Minggu pagi (21/11).

Hadir dalam acara ini sebanyak belasan ribu lebih peserta yang terdiri dari kader TMP, warga Semarang dan elemen pemuda yang ada di kota Semarang.

Jalan sehat dimulai dari halaman kantor Walikota Semarang dan finish di kantor Gubernur Jawa Tengah.

Peserta langsung dilepas oleh Ketua Umum TMP Maruarar Sirait dan Walikota Semarang Hendrar Prihadi, yang juga Ketua TMP Jawa Tengah.

Acara ini juga dihadiri banyak elemen pemuda, mahasiswa dan pelajar. Di antara yang hadir adalah dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), GP Ansor, Banse, Pegerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), IPNU, IPNNU dan lain-lain.

Ketua KNPI Semarang, Awaluddin, sangat mengapresisi kegiatan yang digelar TMP ini. Acara ini sebagai bukti bahwa TMP merupakan organisasi pemuda yang diterima semua lapisan masyarakat.

Hal ini menjadi bukti bahwa TMP sangat komitmen dalam menjaga Pancasila dan Kebhinnekaan Indonesia.

“Sebagai elemen pemuda di Semarang, KNPI merasa terbantu dengan TMP sebab TMP menjadi inisiator persatuan dan kesatuan,khususnya di Semarang,” ungkap Awaluddin.

Awaluddin pun menilai sosok Ketua Umum TMP Maruarar Sirait sebagai sosok pemuda yang inspiratif.

Maruarar menjadi contoh pemuda yang jadi teladan bukan hanya bagi politisi muda lain, tapi juga bagi kelompok muda profesional.

Acara ini pun mendapat sambutan mariah dari. Fikri, pelejar SMA Negeri 2 Semarang mengatakan bahwa kegiatan ini sangat luar biasa.

Kegiatan ini bisa mengikat rasa persaudaraan satu sama lain, khususnya warga semarang.

“Senang sekali bisa mengikuti kegiatan yang sangat postif ini. Kita bisa berkenalan dengan banian orang seringa kita bisa tau bahwa meski kita berbeda mereka adalah saudara sebangsa,” ungkap Fikri.

Hal serupadisampaikan Immawati dari IMM Semarang.

Bagi dia, acara ini sangat luar brasa. Bengan acara-acara ini maka secara tidak langsung memperkuat hubungan antara desama sehingga rasa kebangsaan terus tumbuh.

“Acara ini merupakan bent pendidikan Pancasila yang tidak formal namun sangat mengena dan penting,” ungkap Immawati.

Ibu Dina, penjual kuliner dalam acara ini juga ikut senang. Sebab dengan acara ini maka ia bisa menjual makanan berupa mi kopyok, sekaligus mempromosikannnya.

“Ini tentu saja menambah penghasilan saya. Sering sering saja TMP membuat kegiatan seperti ini, biar kita tambah senang,” katanya sambil tertawa

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top