Dari Sirkuit Balap Liar, Scoopy vs Jupiter Sama Dengan Tragis – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Dari Sirkuit Balap Liar, Scoopy vs Jupiter Sama Dengan Tragis

DIPROSES : Kedua motor yang terlibat tabrakan dinaikkan ke mobil patroli Sat Polres Tarakan untuk diproses. (KALTARA POS)

DIPROSES : Kedua motor yang terlibat tabrakan dinaikkan ke mobil patroli Sat Polres Tarakan untuk diproses. (KALTARA POS)

FAJAR.CO.ID, TARAKAN – Jika kemarin (20/11) pembalap professional beradu laju di sirkuit non permanen depan Stadion Datu Adil, maka pembalap liar di Tarakan sangat kenal dengan lekukan dan belokan Jalan Sei Berantas, Kelurahan Kampung Empat, tepat di depan dan samping Islamic Centre sebagai arena balap. Di jalan ini, para pembalap liar maupun remaja lainnya suka memacu kendaraannya dengan kencang, bahkan unjuk kebolehan.

Nah, hal itupula yang dilakukan remaja berinisial YSR (15). Meski mengaku bukan pembalap liar, namun saat kecelakaan yang menimpanya sekira pukul 17.45 Wita, kemarin (20/11), dia tak menampik dia memacu kencang motor Scoopy yang dikendarainya hingga menabrak perempuan NVR (21) hingga harus dilarikan ke RSUD Tarakan.

Dari pantauan Kaltara Pos, saking lajunya motor YSR, pecahan motornya terlihat cukup parah. “Saya memang laju pak, tapi bukan balapan,” katanya kepada Kaltara Pos.

Saat itu, kata remaja kelas IX di salah satu SMP berstatus negeri di Tarakan ini, dia sedang bersama rekannya di jalan menuju PT Idec AWI. Di jalan sepi itu mereka sedang melakukan aktifitas pemotretan. Namun entah mengapa, YSR menuju motornya lalu melaju kencang. Dia juga tak peduli dengan kondisi Jalan Sei Berantas yang ramai dilalui pengendara. Berniat hendak ke Kampung Empat, remaja yang tinggal di Kelurahan Karang Balik ini langsung menyeberang ke jalur sebelah tanpa melihat kondisi lalu lintas.

Nah, dari arah kanan melaju pula NVR yang mengemudikan motor Yamaha Jupiter MX KT 2133 FN. Karena tak bisa menghindar, diapun bertabrakan dengan YSR. Tak ada luka serius mereka alami, namun NVR sempat menangis kencang lantaran tak kuasa menahan sakit akibat benturan yang dia alami. Diapun langsung dilarikan ke RSUD Tarakan untuk mendapatkan perawatan.

“Saya mau dia berniat baik dan mau selesaikan secara kekeluargaan saja. Artinya, dia mau tanggung jawab. Mulai dari pengobatan dan biaya perbaikan motor, karena jelas dia salah,” ungkap suami NVR kepada Kaltara Pos.

Pernyataan pria berinisial SW ini didasari dari pernyataan sejumlah saksi maupun istrinya. Dia menyebut, seharusnya YSR tidak memotong jalan saat akan melintas di Jalan Sei Berantas. Saat itu, kata SW, istrinya dari Kampung Empat hendak ke rumah neneknya di Karang Anyar. Namun, YSR dari arah Idec, hendak menuju Kampung Empat memotong jalan istrinya.

“Mau mengelak bagaimana. Kan ini jalan lurus, masih hak istri saya untuk melintas mas,” kesalnya.

Tak lama aparat kepolisian pun datang lalu mengamankan YSR yang saat itu sempat dikerumuni warga. Tak hanya itu, polisi juga langsung melakukan olah TKP dan mengangkut kedua motor yang ‘berduel’ di tengah jalan. (*/kp10)

loading...
Click to comment
To Top