Sah! Lukman Edy Pimpin Pansus RUU Pemilu – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Politik

Sah! Lukman Edy Pimpin Pansus RUU Pemilu

Lukman Edy
Lukman Edy/ Dok.JPG

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Waki Ketua Komisi II DPR RI, Lukman Edy terpilih menjadi Ketua Panitia Khusus (Pansus) RUU tentang Penyelenggaraan Pemilu.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu terpilih dan disahkan jadi Ketua Pansus RUU Penyelenggaraan Pemilu melalui rapat Pansus, dipimpin Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, di Gedung DPR, Senayan Jakarta, Selasa (22/11), dini hari.

Selain memilih dan mensahkan Ketua Pansus, Fadli juga melantik para wakil ketua Pansus terpilih yaitu Ahmad Riza Patria dari Fraksi Gerindra, Benny K Harman dari Fraksi Demokrat dan Yandri Susanto dari Fraksi PAN.

“Ketua Pansus RUU Pemilu yaitu saudara Lukman Edy di dampingi tiga wakil ketua masing-masing Ahmad Riza Patria, Benny K Harman dan Yandri Susanto. Karena pemilihannya sudah sesuai mekanisme yang berlaku, maka atas nama pimpinan DPR, saya sahkan pimpinan Pansus ini,” kata Fadli.

Dijelaskan Fadli, Pansus RUU ini cukup penting akan melahirkan UU tentang Penyelenggaraan Pemilu gabungan dari tiga RUU, yakni UU Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Legislatif, UU Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, dan UU Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu.

Sementara Ketua Pansus terpilih Lukman Edy optimis Pansus dapat bekerja secara maraton dan intensif, meskipun waktu pembahasan RUU Penyelenggaraan Pemilu sangat terbatas.

“Semua peraturan dan perundangan tentang kepemiluan ini harus selesai 22 bulan sebelum pelaksanaan tahapan pemilu di tahun 2019. Berdasarkan konstrain waktu seperti itulah, Pansus akan menyusun jadwal pembahasan,” tegas Lukman.

Mantan Sekjen PKB ini menambahkan, poin-poin yang akan direvisi dalam RUU Penyelenggaraan Pemilu tersebut meliputi sistem terbuka-terbatas, waktu penyelenggaraan pemilu presiden dan pemilu legislatif, wacana pengembangan daerah pemilihan, dan syarat usia minimal menjadi anggota KPU yang ditingkatkan menjadi 10 tahun, yakni dari 35 tahun menjadi 45 tahun. (Fajar)

loading...
Click to comment
To Top