Sapu Rata! Pasangan Satu Kamar Sampai yang Nongrong di Warnet Kena Sikat – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Sapu Rata! Pasangan Satu Kamar Sampai yang Nongrong di Warnet Kena Sikat

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA- Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) rutin kembali digelar Polsekta Samarinda Utara, Sabtu (19/11) lalu. sasaranya yakni warnet, kos-kosan dan kafe remang-remang.
Puluhan polisi dibantu relawan melakukan razia untuk mencari warga yang tak mengantongi kartu tanda penduduk (KTP) dan remaja di tiga tempat tersebut.

Razia yang diawali dengan apel pasukan di halaman Polsek Utara itu pertama kali menyasar kawasan yang kerap dijadikan tempat nongkrong sekelompok remaja yakni di Jalan Merdeka 1, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Sungai Pinang.

Ketika berada di kawasan tersebut, polisi langsung menyasar sebuah kos-kosan. Polisi yang menggeledah seluruh kamar kos, mendapati sepasang muda mudi sedang asyik berduaan.

Kedua pasangan yang bukan muhrimnya itu lantas dikeler ke mobil patroli untuk selanjutnya dibawa ke Polsek Utara.

Belum puas hanya mendapat satu pasangan. Polisi bergerak ke kawasan Jalan Pelita. Sebuah warnet dan game online yang buka hingga dini hari dirazia polisi.

Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan belasan remaja yang asyik bermain game. Mereka rata-rata masih berstatus pelajar. Karena terbukti tak mengantongi KTP, mereka lantas diamankan.

Usai mengobok-obok warnet dan game online, polisi kembali merazia sejumlah warung reman-reman di kawasan Jalan Sentosa. Seluruh warung yang ada di dalam gang itu diperiksa dan digeledah.

Sayangnya polisi hanya menemukan lapak judi bola-bola yang dibiarkan begitu saja di atas meja salah satu warung. Polisi lantas menyita lapak tersebut.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol M Setyobudi Dwi Putro, melalui Kapolsekta Samarinda Utara Kompol Erick Budisantoso menuturkan, razia yang dilakukan jajarannya bersama sejumlah relawan itu bertujuan untuk tetap menciptakan rasa aman bagi warga.

“Dan sekaligus menekan angka kriminalitas yang marak terjadi,” kata Erick usai memimpin razia.
Erick menjelaskan, razia yang dilakukan jajarannya itu dikhususkan menyasar warga yang masih melakukan aktivitas hingga larut malam sampai dengan dini hari.

”Ada 20 orang yang kami amankan. Untuk yang terjaring razia kami beri pembinaan dan bagi pelajar kami imbau untuk tidak bermain warnet atau game online melewati batas waktu,” tutupnya.(kis/oke)

loading...
Click to comment
To Top